Jakarta (ANTARA) – Atlet downhill Andy Prayoga memenangi kelas Men Elite pada putaran perdana 76 Indonesian Downhill 2026 di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.
Rider tim MUD Brothers PVR Industries itu menjadi yang tercepat setelah membukukan waktu 2 menit 39,495 detik di lintasan sepanjang 1.650 meter yang memiliki karakter curam dan teknikal.
“Kunci kemenangan saya di seri pertama ini adalah fokus pada pemulihan total cedera patah tulang dari tahun sebelumnya serta disiplin menjalani program latihan fisik dan ketahanan,” kata Andy dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu.
Andy unggul tipis atas Agung Prio Apriliano dari Astrindo Racing yang mencatatkan waktu 2 menit 40,026 detik, sedangkan posisi ketiga ditempati Mohammad Abdul Hakim dari 76 Rider DH Squad dengan waktu 2 menit 41,264 detik.
Peraih medali perak SEA Games Vietnam 2021 itu mengatakan dirinya tidak ingin mengulangi kesalahan dengan memaksakan tampil saat cedera karena dapat memengaruhi performa pada seri-seri berikutnya.
Menurut dia, karakter lintasan Bukit Hijau Bike Park mampu merepresentasikan tantangan downhill sesungguhnya sekaligus menjadi sarana adaptasi bagi rider nasional sebelum tampil di level internasional.
“Kualitas trek seperti ini sangat penting sebagai sarana bagi para pembalap lokal untuk beradaptasi sebelum terjun ke kompetisi level Asia maupun dunia,” ujar Andy.
Sementara itu, kejutan terjadi di kelas Men Junior setelah rider privateer Dimas Aradhana mencatatkan waktu tercepat 2 menit 39,094 detik atau lebih baik dibandingkan catatan juara Men Elite.
Posisi kedua kelas Men Junior ditempati Nazwa Agazani dari 76 Rider DH Squad dengan waktu 2 menit 39,794 detik, sedangkan Ahmad Nasywa Ridhodin dari Sego Anget Racing Team berada di peringkat ketiga lewat catatan 2 menit 43,830 detik.
Pada kelas Women Elite, Milatul Khaqimah dari Nokeproof Axess Racing Team keluar sebagai pemenang seusai mencatatkan waktu 3 menit 06,531 detik.
Mila mengaku pencapaian tersebut di luar ekspektasinya karena baru kembali bertanding setelah menjalani pemulihan pascaoperasi pada Januari lalu.
“Kemenangan ini menjadi pencapaian yang luar biasa bagi saya mengingat ini adalah balapan pertama saya setelah masa pemulihan yang cukup singkat,” kata Mila.
Ia mengalahkan Ayu Triya Andriana dari Alaska Squad yang mencatatkan waktu 3 menit 07,283 detik, sedangkan posisi ketiga ditempati Nining Purwaningsih dari Anindya Racing Team dengan catatan 3 menit 13,370 detik.
Perwakilan penyelenggara dari 76 Rider Agnes Wuisan mengatakan peningkatan kualitas dan tingkat kesulitan lintasan pada musim ini mendapat respons positif dari para peserta.
Menurut Agnes, para rider mampu menunjukkan performa impresif meski harus menghadapi trek yang lebih ekstrem dibandingkan musim sebelumnya.
“Fenomena menarik terlihat di kelas Men Junior. Mereka tampil lebih berani dan mampu mencatatkan waktu yang bahkan melampaui atlet Men Elite,” ujar Agnes.
Setelah seri pembuka di Bantul, 76 Indonesian Downhill 2026 akan berlanjut ke putaran kedua di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, pada 22-23 Agustus mendatang.
Baca juga: 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem dan menantang
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.