Caption foto : Tangkapan layar aksi pengeroyokan. (WARTAPALA INDONESIA / Wartapala).
WartapalaIndonesia.com, CIREBON – Kejadian bermula saat pengurus Mahapeka Cirebon menerima informasi atas pelecehan yang dilakukan oleh salah satu Office Boy (OB) kampus UIN SSC.
Pengurus Mahapeka Cirebon kemudian mencari OB tersebut untuk meminta klarifikasi. Untuk menyelesaikan masalah. lalu dilakukan mediasi antara Mahapeka dan pihak OB.
Tetapi, Mahapeka kaget dan panik karena keesokan harinya, mereka didatangi puluhan orang tidak dikenal yang langsung mendatangi Sekretariat Mahapeka dan memukul anggota Mahapeka yang berada di sana.
Terjadi kasus pengeroyokan terhadap anggota Mahapeka Cirebon yang dilakukan oknum Office Boy (OB) kampus UIN SSC dan oknum warga pada Kamis, 16 Januari 2025 Pukul 08.30. Di sekretariat Mahapeka Cirebon.
Pengeroyokan terjadi karena salah satu anggota Mahapeka mengungkapkan adanya oknum OB Kampus UIN SSC melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu anggota Mahapeka Cirebon.
Tak terima dituduh, oknum OB tersebut memanggil kawan-kawannya untuk melakukan pengeroyokan terhadap anggota Mahapeka Cirebon.
Tindak kekerasan serta pengeroyokan yang dilakukan oknum OB kampus UIN SSC dan oknum warga tersebut mengakibatkan 5 orang anggota serta Ketua Umum Mahapeka Cirebon, Rio Amaru Rizki, mengalami luka-luka lebam di wajah dan dipunggung akibat di pukul oleh balok kayu, kipas angin, dan batu.
Menurut pihak Mahapeka, serangan terhadap anggota Mahapeka Cirebon tersebut merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan KUHP.
“Kami dari Mahapeka Cirebon menuntut atas pengeroyokan yang dilakukan oleh office boy. Kami berharap pihak kampus dan kepolisian segera menindak semua oknum yang terlibat dalam kasus ini,” kata Ketua Umum Mahapeka Cirebon, Rio Amaru Rizki.
Hingga berita ini diturunkan, Wawanto SH dari Kantor Hukum Wawanto SH selaku dari kuasa hukum pihak Mahapeka Cirebon belum bisa berkomentar terkait kasus ini, apakah sudah dilaporkan ke pihak kepolisian atau belum
Pihak kampus UIN SSC juga belum ada respon, meski Mahapeka beberapa hari lalu sudah menyampaikan laporan. (*)
Kontributor || Rizky Mubarok
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)