Jakarta (ANTARA) – Legenda bulu tangkis dunia Viktor Axelsen kini lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga dan menggeluti bisnis investasi setelah memutuskan pensiun dari dunia bulu tangkis profesional akibat cedera punggung kronis yang dialaminya.
Mantan tunggal putra terbaik dunia asal Denmark itu mengatakan kehidupannya setelah gantung raket tetap berjalan cukup teratur meski tidak lagi menjalani rutinitas sebagai atlet kompetitif.
“Ya kehidupan harian saya masih cukup terstruktur. Saya mencoba menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan kedua putri saya,” kata Axelsen dalam keterangan resmi saat menghadiri acara meet and greet “Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen” di The Westin Jakarta, Minggu.
Peraih emas Olimpiade 2020 dan 2024 itu mengaku tetap menjaga kondisi tubuh dengan rutin berlatih fisik di sela aktivitasnya sebagai ayah dan pebisnis.
“Ketika saya tidak bersama mereka, saya mengantar mereka ke sekolah dan kemudian saya tetap melakukan latihan fisik,” ujar dia.
Axelsen resmi mengakhiri karier profesionalnya pada April 2026 di usia 32 tahun setelah cedera punggung yang dialaminya terus kambuh bahkan setelah menjalani operasi.
Cedera tersebut membuatnya kesulitan kembali tampil tanpa rasa sakit sehingga memilih memprioritaskan kesehatan jangka panjang dibandingkan melanjutkan kompetisi.
Meski telah pensiun, Axelsen mengaku belum sepenuhnya meninggalkan dunia olahraga yang membesarkan namanya itu. Namun, ia belum tertarik mengikuti jalur kepelatihan seperti banyak mantan atlet lainnya.
“Saat ini belum ada dalam rencana untuk menjadi pelatih. Saya tahu saya akan tetap terlibat di olahraga ini dalam beberapa cara, tetapi saya belum tahu dalam peran seperti apa,” katanya.
Alih-alih menjadi pelatih, Axelsen kini mulai menikmati aktivitas di luar bulu tangkis, termasuk menjalankan bisnis investasi dan manajemen risiko bersama rekannya yang memiliki latar belakang di bidang kecerdasan mesin dan analisis risiko.
“Kami menjalankan bisnis manajemen risiko dalam hal investasi. Ini sesuatu yang benar-benar berbeda dan saya sangat menikmatinya,” ujar Axelsen.
Selain mengembangkan bisnis pribadinya, Axelsen juga masih aktif menjalani berbagai kegiatan bersama sponsor yang telah mendukung perjalanan kariernya, termasuk Yonex, Monitor ERP, dan HSBC.
Axelsen mengatakan hubungan dengan para sponsor tersebut dibangun bukan sekadar untuk kepentingan profesional, melainkan juga karena adanya kesamaan nilai dalam menjalani pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
“Saya rasa dengan Monitor ERP, kami memiliki nilai-nilai yang sama dalam hal bagaimana kami menjalani kehidupan profesional dan juga kehidupan di luar bisnis dan performa,” kata Axelsen.
Sementara itu, CEO Asia Tenggara Monitor ERP Daniel Haggmark mengatakan kolaborasi dengan Axelsen menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun standar kualitas dan hubungan jangka panjang di kawasan Asia Tenggara.
“Nilai yang sama inilah yang setiap hari kami bawa untuk mendukung pertumbuhan komunitas manufaktur di Indonesia,” ujar Daniel.
Baca juga: Viktor Axelsen umumkan gantung raket
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.