
PELATIH Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enriquememinta timnya segera meningkatkan level permainan menjelang babak 16 besar Liga Champions. Permintaan tegas ini disampaikan setelah Orang Paris lolos secara dramatis dari fase playoff.
Duel panas PSG vs Monaco di leg kedua babak penyisihan fase gugur di Taman PangeranKamis (26/2) WIB, berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini membuat PSG unggul agregat tipis 5-4 setelah kemenangan 3-2 di pertemuan pertama.
Jalannya Pertandingan PSG vs Monako
PSG datang dengan modal keunggulan satu gol, namun AS Monaco tampil agresif sejak awal. Maghnes Akliouche berhasil membawa tim tamu memimpin di Parc des Princes sekaligus menyamakan agregat. Situasi mulai berpihak pada tuan rumah ketika penggawa Monaco, Mamadou Coulibaly, diusir wasit pada awal babak kedua.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh armada Luis Enrique. Marquinhos berhasil menyamakan kedudukan sebelum bintang baru mereka, Khvicha Kvaratskhelia, membuat PSG berbalik unggul 2-1.
Meski bermain dengan 10 orang, Monaco menunjukkan daya juang tinggi dengan membalas lewat gol Jordan Teze. Monaco bahkan nyaris memaksa laga ke babak perpanjangan waktu andai peluang emas Wout Faes di menit akhir tidak terbuang sia-sia.
Statistik Pertandingan PSG vs Monaco:
- Skor Akhir: 2-2 (Agregat 5-4)
- Pencetak Gol PSG: Marquinhos, Khvicha Kvaratskhelia
- Pencetak Gol Monaco: Maghnes Akliouche, Jordan Teze
- Kartu Merah: Mamadou Coulibaly (Monaco)
Luis Enrique Tuntut Konsistensi demi Pertahankan Gelar
Meski saat ini memimpin klasemen Ligue 1 dan berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions, performa PSG dinilai belum sekonsisten musim lalu saat mereka mendominasi Eropa. Luis Enrique mengakui bahwa timnya perlu berbenah.
“Kami tentu bisa dan ingin berkembang, tetapi selalu ada lawan dan kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini,” ujar Luis Enrique sebagaimana dikutip dari AFP.
Terkait potensi lawan di babak 16 besar, PSG kemungkinan besar akan bertemu raksasa Premier League, Chelsea, atau mantan klub Enrique, Barcelona. “Laga berikutnya akan lebih sulit. Chelsea atau Barcelona, tidak buruk. Namun jika ada tim yang siap, itu adalah kami,” katanya dengan penuh percaya diri.
Kondisi Ousmane Dembele Jadi Sorotan
Selain kolektivitas tim, Enrique juga menaruh harapan besar pada peraih Ballon d’Or, Ousmane Dembele, untuk segera kembali ke kondisi puncak. Penyerang berusia 28 tahun itu sedang mengalami penurunan produktivitas akibat cedera, di mana ia baru mengoleksi 11 gol musim ini dibandingkan 35 gol pada musim lalu.
“Kami siap menghadapi siapa pun di kompetisi mana pun. Kami memang banyak dilanda cedera, tetapi itu bukan alasan. Musim masih menyisakan sekitar tiga bulan dan target kami adalah memenangi setiap kompetisi,” pungkas Enrique.
PSG kini menanti hasil undian babak 16 besar Liga Champions untuk menentukan langkah mereka selanjutnya dalam misi mempertahankan trofi “Si Kuping Besar”. (Z-10)