Jakarta (ANTARA) – Jakarta Pertamina Enduro menutup laga di fase Final Four Proliga 2026 dengan kemenangan 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17) atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu.
Baik Pertamina Enduro maupun Phonska Plus telah mengantongi tiket ke grand final. Tidak ada keuntungan bagi penghuni peringkat satu klasemen, sehingga kedua tim melakukan rotasi pemain untuk menjaga pemain utama dalam kondisi seratus persen fit.
Pertamina Enduro dipastikan lolos ke grand final setelah mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan pada Jumat (17/4). Sebelumnya, Phonska Plus lebih dulu lolos ke babak puncak setelah menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile pada Kamis (16/4).
Meski begitu, pertandingan berlangsung lebih ketat daripada yang ditunjukkan papan skor. Pertamina Enduro lebih dulu unggul pada set pertama, namun Bela Sabrina Agustina membuka poin bagi Phonska Plus untuk mencatatkan 1-3.
Wilma Salas langsung membalas dengan serangan smash kuat untuk menjaga selisih poin 4-1 untuk Pertamina Enduro. Keunggulan terus dipertahankan anak asuh Bülent Karslıoğlu hingga mencuri set pertama.
Phonska Plus bangkit pada set kedua, memimpin dengan skor 15-7. Namun, cross spike dari Tina Syifa Sabila Salim menghentikan rentetan poin beruntun yang didapat Phonska Plus.
Tim asuhan Alessandro Lodi itu kemudian berhasil menyamakan kedudukan Pertamina Enduro 1-1. Namun, dua set setelahnya Phonska Plus tak mampu menahan Wilma Alishanova — yang kemudian menjadi Top Skor pertandingan — dan kawan-kawan, hingga harus merelakan kemenangan.
Dengan hasil tersebut, Pertamina Enduro berhasil menjadi juara putaran kedua Final Four. Megawati Hangestri Pertiwi dkk menempati puncak klasemen dengan catatan menang/kalah 5-1 atau total 15 poin.
Peringkat kedua ditempati oleh Phonska Plus dengan 12 poin, disusul oleh Popsivo Polwan di posisi ketiga dengan enam poin, dan Electric PLN Mobile di urutan terakhir dengan tiga poin.
Baca juga: Taklukkan Bhayangkara, Lavani menangi laga terakhirnya di Final Four
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.