Jakarta (ANTARA) – Tim putri Indonesia gagal memperlebar keunggulan setelah pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti takluk dari ganda Taiwan Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dengan skor 21-23, 13-21 pada partai kedua laga penentuan Grup C Piala Uber 2026 di Horsens, Denmark, Selasa.
Kekalahan itu membuat kedudukan sementara menjadi imbang 1-1, setelah sebelumnya Putri Kusuma Wardani membawa Indonesia unggul melalui kemenangan atas Chiu Pin-Chian dengan skor 21-17, 21-17.
“Kami mohon maaf tidak bisa menyumbang poin hari ini. Sudah mencoba tapi kita sama-sama sudah tahu permainan masing-masing. Sayang di akhir gim pertama memang lawan lebih yakin sementara kami terlalu buru-buru,” kata Fadia dalam keterangan tertulis PP PBSI seusai pertandingan.
Menurut Fadia, pengalaman lawan yang sudah lama berpasangan menjadi salah satu pembeda dalam pertandingan tersebut.
Baca juga: Tiwi/Fadia perlebar keunggulan Indonesia atas Kanada 3-1
“Mereka sudah lama bermain bersama dan tadi mereka bisa lebih tahu untuk memanfaatkan celah yang ada. Kami harus bisa lebih cerdik lagi,” ujarnya.
Sementara Tiwi meyebut banyak kesalahan sendiri yang dilakukan pada gim kedua membuat pasangan Taiwan makin percaya diri.
“Di gim kedua kami banyak melakukan kesalahan sendiri yang membuat mereka lebih percaya diri,” kata Tiwi.
Dengan skor sementara 1-1, persaingan menuju status juara Grup C masih terbuka. Indonesia selanjutnya mengandalkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang menghadapi Lin Hsiang Ti pada partai ketiga.
Setelah itu, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dijadwalkan bertemu Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun pada partai keempat, sebelum Ester Nurumi Tri Wardoyo menghadapi Huang Yu-Hsun pada laga penutup.
Baca juga: Putri KW buka jalan Indonesia ungguli Taiwan di laga penentu Grup C
Baca juga: Susunan tim Piala Uber Indonesia vs Taiwan untuk rebut puncak Grup C
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.