Jambi (ANTARA) – Tim Finix Running Club keluar sebagai juara umum Finix Atletik Sumatera Open Championship 2026 di Stadion Tri Lomba Juang, Jambi, pada 9-11 Mei dengan meraih 23 medali emas, 26 perak dan 14 perunggu setelah mengalahkan klub-klub Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Riau serta beberapa klub di Jambi.
Pelatih Finix Salim Umarela mengatakan hasil ini menunjukkan keberhasilan timnya dalam melakukan pembinaan atlet muda atletik.
Para atlet Jambi mengungguli ratusan atlet Riau, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat dalam kejuaraan yang diikuti lebih dari 300 atlet dari berbagai daerah di Sumatera ini.
Ajang ini melombakan 90 nomor, mulai dari sprint, lari jarak menengah, estafet, lompat jauh, lompat tinggi, hingga lempar lembing dan tolak peluru.
“Standar penyelenggaraan yang profesional membuat ajang ini menjadi tolok ukur baru bagi pembinaan atletik di Sumatera secara umum dan di Provinsi Jambi secara khusus,” kata Salim di Jambi pada Selasa.
Tim Finix mendominasi nomor lari dan lapangan. Mereka konsisten dalam nomor lari jarak pendek dan menengah, nomor lapangan, lompat jauh dan lempar lembing dengan catatan yang mendekati rekor kejuaraan.
“Hasil ini buah dari program pembinaan dan latihan terstruktur yang dijalankan selama enam bulan terakhir di mana kunci kami adalah disiplin dan pembagian program latihan yang sesuai dengan karakter setiap atlet di mana anak-anak sudah siap secara fisik dan mental sejak jauh hari,” kata Salim.
Baca juga: PAC tunjukkan potensi atletik Indonesia Timur terus berkembang
Peringkat kedua diduduki klub Aretha Jambi dengan 16 emas, 18 perak dan 22 perunggu, sedangkan posisi ketiga ditempati SKO Riau dengan 15 medali emas, lima perak dan empat perunggu.
Posisi keempat dan seterusnya diduduki klub RJ Runner dari Kota Jambi, klub Spartan Athletic dari Jambi, SMP 1 Payakumbuh, PASI Tanjabtim, SMA 1 Payakumbuh dan Sungai Penuh (Jambi), klub Nine Run (Kota Jambi), Batang Hari, PKO UNJA, SDN 1 Kota Jambi dan Klub RAC Tebo.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi menilai Finix Atletik Sumatera Open Championship berhasil menjadi ajang seleksi dan pemetaan kekuatan atletik di Sumatera.
“Ajang ini membuktikan bahwa bibit atlet di Sumatera tidak kalah dengan daerah lain. Finix sebagai tuan rumah mampu menunjukkan pembinaan yang konsisten. Ini harus jadi motivasi bagi daerah lain untuk memperkuat program latihan mereka,” kata Mat Sanusi.
Tujuan utama kejuaraan ini adalah memberi panggung bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan sebelum berlaga di level regional.
KONI akan terus memberi dukungan agar pembinaan tidak berhenti setelah kejuaraan selesai.
Bagi Sumatera, kejuaraan ini menjadi sinyal bahwa persaingan menuju Kejurnas dan PON akan semakin ketat dalam dua tahun ke depan.
Baca juga: Nobel Run 2026 ajak masyarakat Setara Satu Lintasan untuk dukung ABK
Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.