Jakarta (ANTARA) – Jakarta Bhayangkara Presisi menekuk wakil Kazakhstan, Zhaiyk Uralsk, dengan skor 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21) pada babak perempat final Liga Champions Voli Putra Asia 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu.
Bhayangkara tampil menekan sejak awal set pertama untuk memimpin dengan skor 3-1. Wakil Indonesia itu sempat mendapat perlawanan ketat dari Zhaiyk, namun masih mampu menjaga keunggulan hingga skor 8-7.
Persaingan sengit terjadi setelah technical time out pertama saat Zhaiyk menyamakan skor menjadi 8-8. Kedua tim beberapa kali saling mengejar angka sebelum akhirnya Bhayangkara mampu membuat jarak menjadi 16-13.
Dominasi tim asuhan Reidel Toiran semakin sulit dibendung ketika mereka memperlebar keunggulan menjadi 20-15. Bhayangkara terus meredam momentum lawan hingga menutup set pertama dengan kemenangan 25-19.
Tertinggal 0-1, Zhaiyk mencoba bangkit pada set kedua melalui permainan blok yang lebih rapat dan serangan dari open spiker mereka untuk memimpin 8-4.
Bhayangkara mulai mendekat setelah technical time out kedua dengan mencetak poin-poin beruntun hingga memperkecil ketertinggalan menjadi 15-17. Tim milik institusi Kepolisian RI itu kemudian meningkatkan tekanan dan berhasil menyamakan skor menjadi 23-23.
Drama pertandingan tersaji ketika Bhayangkara kembali mengejar untuk memaksakan jus 24-24 sehingga persaingan berlangsung lebih panjang.
Baca juga: Sergio Veloso ditunjuk sebagai pelatih tim voli Indonesia
Setelah dua kali jus, Zhaiyk mendapatkan momentum untuk mencetak dua poin tambahan dan mengamankan kemenangan set kedua dengan skor 27-25.
Pada set ketiga, Bhayangkara kembali mengambil alih permainan dengan memimpin sejak awal hingga technical time out pertama dengan skor 8-3.
Selisih poin yang cukup jauh membuat Nizar Julfikar dan kawan-kawan bermain lebih lepas hingga memperbesar keunggulan menjadi 16-7.
Kedisiplinan dalam bertahan serta efektivitas memanfaatkan serangan balik membuat Bhayangkara mampu menjaga keunggulan hingga menutup set ketiga dengan kemenangan 25-19.
Kedua tim kembali terlibat pertukaran serangan sengit sejak awal set keempat sebelum Zhaiyk memimpin 8-3. Namun, Bhayangkara terus memberikan tekanan hingga mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 14-16.
Setelah technical time out kedua, Bhayangkara mendapatkan momentum untuk menyamakan skor menjadi 18-18 dan berbalik unggul 20-19.
Kesalahan berulang dari pemain Zhaiyk dalam memanfaatkan peluang membuat Bhayangkara terus menambah poin-poin krusial hingga akhirnya menutup set keempat dengan kemenangan 25-21 sekaligus memenangkan pertandingan tersebut.
Hasil itu membawa Bhayangkara melaju ke babak semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026 dan menjaga peluang wakil Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Baca juga: Megawati mundur dari timnas voli jelang pelatnas hadapi tiga kejuaraan
Baca juga: 79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U-18 di Jakarta
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.