1. News
  2. Liga Olahraga
  3. Jack Catterall hentikan Giyasov untuk kuasai kelas welter WBA

Jack Catterall hentikan Giyasov untuk kuasai kelas welter WBA

jack-catterall-hentikan-giyasov-untuk-kuasai-kelas-welter-wba
Jack Catterall hentikan Giyasov untuk kuasai kelas welter WBA

Jakarta (ANTARA) – Petinju Jack Catterall menghentikan menghentikan Shakhram Giyasov untuk menguasai kelas welter (66,7 kg) World Boxing Association (WBA) setelah pertarungan 12 ronde di Piramida Giza, Mesir.

“Catterall mengukir namanya dalam sejarah tinju dengan merebut gelar kelas welter WBA yang kosong melalui kemenangan angka mutlak,” demikian pernyataan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Pertarungan dibuka dengan intensitas yang diharapkan dari laga perebutan gelar dunia. Giyasov langsung tampil agresif sejak bel pembukaan, berusaha memojokkan lawan dan memberikan tekanan yang mencekik melalui pukulan-pukulan andalannya.

Namun, Catterall tetap tenang di bawah gempuran awal dan membangun pertahanan yang rapat dari posisi kidalnya yang lincah.

Memasuki ronde keempat, Catterall mulai mengambil alih kendali penuh atas pertandingan. Dengan menggunakan gerakan lateral yang tajam, ia berulang kali membuat Giyasov hanya memukul udara kosong.

Baca juga: WBA menaikkan status Rolando Romero menjadi juara super

Petinju Inggris itu melancarkan jab kanan yang menusuk serta serangan balik kiri yang tajam sehingga benar-benar mengacaukan rencana permainan Giyasov.

Penantang asal Uzbekistan itu mulai menunjukkan frustrasi saat kesulitan memperpendek jarak dan menemukan keberhasilan dalam pertarungan jarak dekat.

Paruh kedua pertarungan menjadi pertunjukan kepiawaian teknik bertinju Catterall. Pada ronde kesembilan dan kesepuluh, ia memadukan hook keras ke tubuh dengan pukulan lurus tepat sasaran ke kepala, yang secara bertahap menguras stamina dan daya tahan fisik Giyasov.

Dalam upaya putus asa mengubah hasil pertandingan pada ronde terakhir, Giyasov melancarkan serangan habis-habisan untuk mencari kemenangan knockout (KO). Namun, ketenangan, gerakan kaki, dan kemampuan bertahan Catterall memungkinkannya menetralisasi ancaman tersebut.

Baca juga: Berkalung sabuk juara WBA-WBO, Benavidez tantang Canelo dan Bivol

Catterall menutup pertandingan dengan tenang untuk merebut gelar juara setelah unggul melalui skor telak 119-108, 116-111, dan 118-109.

Dengan kemenangan penting dalam kariernya di Mesir, “El Gato” akhirnya mewujudkan mimpi seumur hidupnya sekaligus menghapus kenangan pahit akibat keputusan kontroversial yang menghantuinya pada masa lalu.

Dengan rekor 32 kemenangan (14 KO) dan dua kekalahan, petinju Inggris itu kini menempatkan dirinya di jajaran elite olahraga tinju, meninggalkan Giza dengan sabuk juara dunia WBA di pinggangnya serta berbagai peluang besar yang menantinya pada paruh kedua tahun 2026.

Sementara itu, Giyasov yang gagal merebut gelar juara juga harus menelan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya sehingga rekornya berubah menjadi 17 kemenangan (10 KO) dan satu kekalahan.

Baca juga: Usyk cetak TKO kontroversial atas Verhoeven untuk pertahankan gelar

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Jack Catterall hentikan Giyasov untuk kuasai kelas welter WBA
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us