Ia menjelaskan, sebagai klub profesional, Persib selalu berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik dengan memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta mematuhi regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan disebut menjadi prinsip yang terus dijaga oleh manajemen.
Saat ini, Persib tengah menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut sekaligus menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan.
Setelah kewajiban itu dituntaskan, klub akan melanjutkan tahapan sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status transfer ban dapat ditinjau kembali dan dicabut.
Lebih lanjut, Adhitia memastikan bahwa situasi yang terjadi tidak mengganggu aktivitas operasional klub.
Persiapan tim, program kerja, hingga berbagai agenda strategis yang telah dirancang tetap berjalan sesuai rencana.
“Kami ingin memastikan kepada seluruh bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub,” tegasnya.
“Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target,” lanjutnya.