Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani menyusul langkah junior mereka Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ke babak kedua Indonesia Open 2026.
Dalam pertandingan babak pertama di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu, Sabar/Reza mengunci kemenangan dramatis atas pasangan Amerika Serikat Chen Zhi Yi/Presley Smith, 21-19, 13-21, 23-21.
“Seperti biasa, main di Istora tidak mudah dengan kondisi angin, dengan euforia, dengan berbagai macam faktor non-teknis. Tadi pasangan AS mainnya jauh lebih lepas. Tapi tadi kita gimana coba menerapkan pola yang baik di setiap pindah area,” kata Sabar usai pertandingan.
Sabar mengakui bahwa pertandingan kali ini tidak berjalan dengan mudah karena kualitas lawan yang mampu menekan dan tampil tanpa beban.
Baca juga: Raymond/Joaquin melangkah ke babak kedua Indonesia Open 2026
Meski lolos ke babak kedua, Sabar menegaskan tidak ingin terlena karena persaingan pada level Super 1000 semakin merata sehingga setiap lawan harus diwaspadai.
Sementara itu, Reza mengungkapkan bahwa hasil yang belum memuaskan sejak awal tahun di turnamen BWF turut memengaruhi kepercayaan diri mereka saat tampil di atas lapangan.
“Mungkin mental kita juga agak sedikit drop karena juga kita tahu juga hasil dari awal tahun sampai sekarang pun kita juga belum bisa bagus, belum sesuai harapan. Jadi untuk menaikkan PD itu emang agak sedikit susah sih buat kita berdua,” tutur Reza.
Pada babak 16 besar, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan muda Tiongkok, Huang Di/Liu Yang. Reza menyebut mereka sudah memiliki gambaran permainan calon lawannya tersebut.
Baca juga: Fajar/Fikri tumbang di babak pertama Indonesia Open 2026
Baca juga: Tiwi/Fadia jaga asa naik kelas setelah kembali tumbangkan Lee/Baek
Baca juga: Lanny/Apriyani tak ingin buru-buru bicara Olimpiade Los Angeles 2028
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.