1. News
  2. Opinion
  3. Bandara Kuwait Dibuka Kembali Pascaserangan Rudal, 63 Orang Terluka

Bandara Kuwait Dibuka Kembali Pascaserangan Rudal, 63 Orang Terluka

bandara-kuwait-dibuka-kembali-pascaserangan-rudal,-63-orang-terluka
Bandara Kuwait Dibuka Kembali Pascaserangan Rudal, 63 Orang Terluka
Bandara Kuwait Dibuka Kembali Pascaserangan Rudal, 63 Orang Terluka
Seorang polisi terlihat sedang bertugas di Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait di Kegubernuran Farwaniya, Kuwait, Senin (1/6/2026).(ANTARA/Xinhua/Asad)

DIREKTORATJenderal Penerbangan Sipil (DGCA) Kuwait resmi membuka kembali operasional seluruh penerbangan Kuwait Airways melalui Terminal 4 di Bandar Udara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6). Keputusan ini diambil setelah otoritas melakukan inspeksi teknis ekstensif pascaserangan rudal balistik dan drone yang diduga melibatkan Iran.

Pembukaan kembali fasilitas vital ini dilakukan setelah tim khusus memverifikasi kesiapan operasional dan keamanan terminal bagi penumpang. Sebelumnya, serangan udara menghantam sejumlah infrastruktur sipil di Kuwait, yang mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka serius.

Krisis Kemanusiaan: Otoritas kesehatan Kuwait melaporkan sebanyak 63 orang terluka dalam serangan tersebut. Para korban terdiri dari warga sipil, pegawai bandara, hingga pelaku perjalanan internasional.

Kondisi Korban dan Tanggap Darurat

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait, Abdullah Al-Sanad, menyatakan bahwa sistem kesehatan negara telah berada dalam status siaga penuh sejak jam-jam awal serangan. Dari 63 korban yang dilarikan ke rumah sakit, tujuh di antaranya harus menjalani pembedahan darurat skala besar.

“Para korban menderita berbagai macam luka, termasuk patah tulang, luka di bagian kepala, pendarahan otak, hingga tindakan amputasi. Ada juga kasus keracunan asap akibat ledakan di area bandara,” ujar Al-Sanad dalam pernyataan persnya.

Eskalasi Regional dan Tekanan Politik

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk keras serangan yang menargetkan fasilitas sipil tersebut. Insiden ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang memanas, di mana sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel sempat melancarkan serangan ke Teheran, yang kemudian dibalas oleh Iran ke fasilitas militer AS.

Di Washington, tekanan terhadap Presiden Donald Trump meningkat. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS baru saja menyetujui resolusi untuk menghentikan keterlibatan militer dalam perang melawan Iran.

Meski Trump menyatakan tetap optimistis pada jalur diplomasi, laporan internal menyebutkan bahwa AS mungkin akan mengakhiri gencatan senjata jika terdapat personel militer mereka yang menjadi korban jiwa. (Ant/Xinhua/I-1)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Bandara Kuwait Dibuka Kembali Pascaserangan Rudal, 63 Orang Terluka
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us