1. News
  2. Liga Olahraga
  3. Justin Gaethje TKO juara kelas ringan Topuria di UFC Freedom 250

Justin Gaethje TKO juara kelas ringan Topuria di UFC Freedom 250

justin-gaethje-tko-juara-kelas-ringan-topuria-di-ufc-freedom-250
Justin Gaethje TKO juara kelas ringan Topuria di UFC Freedom 250

Jakarta (ANTARA) – Petarung Justin Gaethje mencetak technical knockout (TKO) atas juara kelas ringan (70,3kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Ilia Topuria dalam ajang UFC Freedom 2025 di halaman Gedung Putih, Amerika Serikat, Senin WIB.

Gaethje tampil kuat di ronde pertama, melancarkan pukulan-pukulan yang lebih keras sebelum Topuria bangkit dan hampir mengalahkan juara interim tersebut di ronde kedua, melukai tubuhnya beberapa kali sebelum mencoba serangkaian kuncian di atas kanvas.

Namun, setelah itu, Gaethje mengambil alih kendali pertarungan. Petarung berjuluk “The Highlight” tersebut mulai menemukan ritme terbaiknya dengan memanfaatkan kombinasi pukulan tangan dan tendangan kaki yang menjadi ciri khasnya.

Memasuki ronde ketiga, Gaethje semakin dominan. Sejumlah pukulan keras mendarat tepat ke wajah Topuria dan menyebabkan luka serius di sekitar mata serta hidung sang juara bertahan. Darah mulai mengucur deras dari wajah Topuria, sementara pembengkakan yang terus membesar membuat penglihatannya diduga mulai terganggu.

Baca juga: UFC umumkan Topuria lawan Gaethje jadi laga utama di Gedung Putih

Dokter memeriksa kondisi Topuria sebelum ronde keempat dan memutuskan bahwa ia masih layak melanjutkan pertandingan. Keputusan tersebut memberi kesempatan kepada sang juara bertahan untuk mencoba membalikkan keadaan pada ronde berikutnya.

Akan tetapi, Gaethje kembali tampil agresif sepanjang ronde keempat. Ia terus melancarkan pukulan-pukulan keras yang memperparah luka di wajah Topuria. Setiap kali Topuria berusaha maju, Gaethje mampu menyambutnya dengan serangan balasan yang efektif dan akurat.

Ketika ronde keempat berakhir, kondisi wajah Topuria terlihat semakin parah. Tim medis kembali melakukan pemeriksaan, sementara sudut ring Topuria berdiskusi dengan wasit dan dokter pertandingan mengenai kelanjutan duel tersebut.

Pertarungan akhirnya dihentikan setelah tim medis menilai luka yang dialami Topuria terlalu berbahaya untuk melanjutkan pertandingan. Wasit kemudian menyatakan laga berakhir melalui kemenangan TKO untuk Gaethje.

Baca juga: Topuria dan Makhachev berselisih terkait UFC Gedung Putih

Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen terbesar dalam karier Gaethje. Setelah bertahun-tahun berada di jajaran elite kelas ringan UFC, petarung asal Amerika Serikat itu akhirnya berhasil merebut gelar juara dunia penuh yang selama ini menjadi target utamanya.

Kemenangan itu juga memperbaiki catatan karier profesionalnya menjadi 28 kemenangan dan lima kekalahan.

Gelar juara dunia tersebut terasa sangat spesial bagi Gaethje karena diraih setelah dua kegagalan dalam perebutan sabuk kelas ringan. Sebelumnya, ia harus mengakui keunggulan Khabib Nurmagomedov pada 2020 dan Charles Oliveira pada 2022 dalam pertarungan perebutan gelar.

Di sisi lain, kekalahan tersebut menjadi pukulan besar bagi Topuria. Petarung asal Spanyol yang dikenal dengan kemampuan menyerang yang sangat berbahaya itu harus kehilangan sabuk juara kelas ringan yang baru diraihnya sekaligus melihat rekor tak terkalahkannya berakhir.

Baca juga: Otoritas AS: Laga UFC di halaman Gedung Putih akan ‘luar biasa’

Baca juga: Juara gulat Olimpiade Steveson siap debut dengan kontrak baru UFC

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Justin Gaethje TKO juara kelas ringan Topuria di UFC Freedom 250
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us