Jakarta (ANTARA) – Ajang lari trail “Eco Echo Trail Run 2026” akan segera digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/6).
Eco Echo Trail Run adalah event trail run berbasis kampanye konservasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap pelestarian habitat Gajah Sumatra dan pentingnya hidup harmonis antara manusia dan satwa liar.
Melalui pendekatan olahraga dan kolaborasi komunitas, Eco Echo Trail Run mengajak masyarakat menjadikan setiap langkah sebagai dukungan untuk konservasi Gajah di Sumatra.
Dikutip dari keterangan resmi, Minggu, Eco Echo Trail Run 2026 merupakan sebuah ajang charity trail run kolaborasi WWF-Indonesia dan SalingJaga (Kitabisa) yang mengusung tema “Every Step Echoes Conservation”.
Kedua lembaga ini ingin mengajak publik untuk mengikuti olahraga lintas alam sekaligus menyerap pembelajaran mengenai betapa pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta masa depan satwa liar di negara kita.
Keduanya ingin publik dapat berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui perlindungan gajah Sumatera dan memulihkan Lanskap Peusangan di Aceh.
“Setiap langkah yang diambil peserta bukan sekadar perjalanan menuju garis finis, tetapi juga kontribusi nyata untuk menyuarakan pentingnya pelestarian habitat Gajah Sumatra” ujar Rusyda Deli, Direktur People and Growth.
Baca juga: Prabowo serahkan 20 ribu hektare hutan di Aceh untuk konservasi gajah
Ini tidak hanya menawarkan olahraga lintas alam, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta masa depan satwa liar di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, WWF-Indonesia dan SalingJaga mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam upaya melindungi gajah Sumatra dan mendukung pemulihan Lanskap Peusangan di Aceh, Sumatra.
Populasi manusia yang terus meningkat tentu membutuhkan ruang hidup yang lebih besar. Namun, kita harus tetap menjaga keseimbangan ekosistem agar peradaban dapat terus berdenyut hingga masa depan. Senantiasa menjaga keseimbangan ekosistem ini yang menjadi pesan kunci dalam ajang Eco Echo Trail Run 2026.
Keberadaan kawasan Peusangan juga memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui berbagai upaya konservasi dan kolaborasi multipihak, perlindungan habitat Gajah Sumatra terus diperkuat untuk mendorong terciptanya harmoni antara manusia dan satwa liar.
Inisiatif ini tidak hanya mendukung kelestarian gajah, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan sumber daya alam serta kesejahteraan masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam.
Keseimbangan ekosistem dapat terlihat ketika rumah terakhir Gajah Sumatra dapat terpelihara, yang selaras dengan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Baca juga: Menhut: Pemerintah fokus jaga dan perbaiki ekosistem kantong gajah
Ajang lari ini menghadirkan pendekatan kampanye yang lebih dekat dengan masyarakat melalui olahraga, khususnya berlari yang saat ini semakin diminati.
Dengan menggabungkan gaya hidup aktif dan isu lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun keterlibatan publik yang lebih luas, khususnya pada generasi muda dan komunitas olahraga.
Selain menjadi wadah kampanye, setiap partisipasi dalam Eco Echo Trail Run akan berkontribusi untuk program konservasi Gajah Sumatra dan upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa upaya menjaga keseimbangan ekosistem dapat dilakukan secara inklusif dan kolaboratif, melibatkan berbagai pihak mulai dari komunitas pelari, media massa, organisasi lingkungan, mitra korporasi, hingga masyarakat umum.
Harapannya kegiatan ini dapat menciptakan gerakan kolektif yang menghubungkan olahraga, gaya hidup sehat, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi satu langkah bersama untuk masa depan bumi yang lebih baik.
Periode pendaftaran mengikuti acara lari ini dimulai dari bulan Maret sampai bulan ini, dengan harga mulai Rp270 ribu untuk mengikuti kategori lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10 km).
Baca juga: Pelari mancanegara ikuti event trail run di Laguna Pantai Depok
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.