1. News
  2. Opinion
  3. Bulog Surakarta Minta Produsen Ganti Minyakita Berbau Solar di Sragen

Bulog Surakarta Minta Produsen Ganti Minyakita Berbau Solar di Sragen

bulog-surakarta-minta-produsen-ganti-minyakita-berbau-solar-di-sragen
Bulog Surakarta Minta Produsen Ganti Minyakita Berbau Solar di Sragen
Bulog Surakarta Minta Produsen Ganti Minyakita Berbau Solar di Sragen
Pimpinan Bulog Surakarta Nanang Harianto.(MI/Widjajadi)

PIMPINANBulog Surakarta, Nanang Harianto, bergerak cepat merespons keluhan warga terkait bantuan pangan minyak goreng merek Minyakita yang berbau tenaga surya di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Bulog telah meminta pihak produsen untuk segera melakukan penggantian seluruh produk yang bermasalah tersebut.

Nanang menjelaskan bahwa selain melakukan penggantian barang, pihak produsen Minyakita juga melaporkan telah menjalankan investigasi internal guna mengungkap penyebab munculnya aroma solar pada minyak goreng tersebut.

“Tentang sebab-sebabnya, tentu kami tidak tahu dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak produsen yang telah melakukan investigasi. Tugas Bulog adalah bagaimana keluhan ditindaklanjuti dengan penggantian. Mudah-mudahan tidak terulang di tempat lain,” ujar Nanang pada Senin (29/6).

Lebih lanjut, Nanang menegaskan bahwa pendistribusian bantuan pangan berupa Minyakita pada bulan Juni ini merupakan penugasan terakhir bagi Bulog. “Ini yang terakhir, besok-besok sudah tidak lagi,” imbuhnya.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah warga di wilayah Kecamatan Tanon, khususnya di Dukuh Karang, Desa Gading, melayangkan protes. Keluhan tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah warga mendapati minyak goreng yang mereka terima dari program bantuan pemerintah tidak layak konsumsi.

Salah seorang warga, Miyatun, 38, mengungkapkan bahwa selain berbau solar, minyak tersebut memberikan dampak buruk saat digunakan untuk memasak. Hasil gorengan menjadi berbau apek dan menimbulkan gangguan kesehatan ringan bagi yang mengonsumsinya.

“Ketika lauk gorengan tempe dimakan, membuat tenggorokan gatal dan batuk,” tutur Miyatun saat menunjukkan kemasan Minyakita yang diterimanya pada Minggu (28/6).

Hingga saat ini, proses penggantian barang masih terus dipantau untuk memastikan warga mendapatkan hak bantuan pangan dengan kualitas yang sesuai standar keamanan pangan.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Bulog Surakarta Minta Produsen Ganti Minyakita Berbau Solar di Sragen
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us