Namun, dalam perjalanan menuju Los Angeles, keberanian meracik ulang bisa menjadi langkah yang memang harus ditempuh.
Jakarta (ANTARA) – Sebuah hidangan juara tidak lahir hanya dari bahan-bahan terbaik. Di tangan koki, bahan itu harus ditakar, dipadukan, dimatangkan, bahkan kadang dirombak total ketika rasanya belum sesuai harapan.
Di Cipayung, proses serupa tengah dilakukan PP PBSI. Para pelatih seperti koki di dapur besar yang terus mencari racikan paling pas. Satu pasangan dibentuk, pasangan lain dievaluasi.
Ada yang dipertahankan karena mulai menunjukkan hasil, ada yang dipisah karena belum menemukan bentuk terbaik, ada pula pemain senior yang diberi peran baru untuk membantu mempercepat kematangan pemain muda.
Bongkar-pasang itu mungkin terlihat melelahkan dari luar. Namun dalam nomor ganda, menyatukan dua pemain bukan sekadar memasangkan dua nama.
Ada karakter permainan yang harus bertemu, pembagian peran yang harus jelas, komunikasi yang harus tumbuh, serta chemistry yang tidak selalu bisa dipaksakan dalam waktu singkat.
Karena itu, penataan ulang yang terjadi di sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran perlu dibaca sebagai bagian dari pencarian panjang.
Targetnya bukan hanya menemukan pasangan yang bisa tampil baik dalam satu-dua turnamen, melainkan formula yang cukup matang ketika perburuan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028 mulai berjalan.
Waktu untuk mencoba juga tidak panjang. Periode kualifikasi bulu tangkis menuju Los Angeles akan berlangsung pada 3 Mei 2027 hingga 30 April 2028.
Artinya, 2026 menjadi salah satu fase penting bagi PBSI untuk menguji, menakar, dan menentukan siapa yang paling layak disiapkan menuju panggung terbesar olahraga dunia.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.