
AOTEARAO Selandia Baru secara resmi mencatatkan namanya dalam peta kuliner global melalui peluncuran perdana MICHELIN Guide Selandia Baru 2026. Kehadiran panduan prestisius ini menandai ekspansi pertama Michelin Guide ke kawasan Oseania, dengan mengakui total 110 restoran yang tersebar di Auckland, Wellington, Christchurch, dan Queenstown.
Setelah melalui proses inspeksi anonim selama berbulan-bulan, para inspektur Michelin memberikan penghargaan tertinggi kepada restoran Esensi di Queenstown sebagai satu-satunya penerima Dua Bintang MICHELIN. Selain itu, 14 restoran lainnya dianugerahi Satu Bintang MICHELINsementara puluhan tempat makan lainnya masuk dalam kategori Bib Gourmand dan Terpilih.
Essence: Puncak Kuliner di Lereng Bukit Queenstown
Dipimpin oleh Executive Chef Paul Froggatt, Essence yang berlokasi di lereng bukit dengan pemandangan Danau Whakatipu berhasil memukau para inspektur. Restoran ini dinilai mampu menggabungkan teknik memasak handal dengan kreativitas modern menggunakan produk premium musiman khas Selandia Baru.
“Bagi Essence, ini seperti sebuah mimpi untuk menerima Two MICHELIN Stars. Penghargaan ini menjadi milik setiap orang, dari staf dapur, penerima tamu, hingga pemasok dan petani,” ujar Paul Froggatt. Ia menambahkan bahwa cerita rasa Selandia Baru adalah salah satu yang paling menarik di dunia.
Distribusi Penghargaan MICHELIN Guide Selandia Baru 2026
Berikut adalah rincian distribusi restoran yang berhasil masuk dalam daftar MICHELIN Guide perdana di Selandia Baru:
| Kategori Penghargaan | Auckland | Wellington | Christchurch | kota ratu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| Dua Bintang MICHELIN | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 |
| Satu Bintang MICHELIN | 5 | 3 | 2 | 4 | 14 |
| Bib Gourmand | 13 | 4 | 10 | 8 | 35 |
| MICHELIN Dipilih | 28 | 15 | 4 | 13 | 60 |
Daftar Restoran Peraih One MICHELIN Star
- Auckland: Ahi., Mudbrick, Paris Butter, Tala, The Estate
- Wellington: Jano Bistro, Logan Brown, Ortega
- Christchurch: Inati, Bukit Tussock
- kota ratu: Amisfield, Kika, Rata, Sherwood
Filosofi Tiakitanga dan Manaakitanga
Gwendal Poullennec, International Director MICHELIN Guide, menyatakan kekagumannya atas performa Selandia Baru. Menurutnya, peta kuliner negara ini dibentuk oleh lingkungan unik dan budaya makan yang selaras dengan alam, dengan tema sentral “kemurnian”.
Keunikan ini berakar pada prinsip Perlindungan (perawatan dan pelestarian alam) juga Berkah (keramahan dan kemurahan hati). Hal ini tercermin pada restoran seperti Ah aku di Auckland yang menekankan bahan yang dapat dilacak, serta Cerita yang menawarkan pengalaman budaya Pasifik yang mendalam. Selain itu, Stina Persen dari restoran Tergores di Wellington turut dianugerahi Penghargaan Layanan Panduan MICHELIN atas kualitas layanannya.
René de Monchy, Chief Executive of Tourism New Zealand, menyambut baik pengakuan ini sebagai undangan bagi dunia untuk mencicipi kekayaan rasa Aotearoa.
“Dunia kuliner Selandia Baru memiliki sesuatu untuk ditawarkan kepada setiap pengunjung, mulai dari praktik berkelanjutan hingga budaya Māori yang kuat,” pungkasnya.
Meskipun edisi perdana ini berfokus pada empat wilayah utama, kualitas kuliner kelas dunia juga dapat ditemukan di wilayah lain seperti Hawke’s Bay dan Marlborough, mempertegas posisi Selandia Baru sebagai destinasi gastronomi global yang patut diperhitungkan. (Z-1)