Jakarta (ANTARA) – Petinju Fredrik Suhendri Ampage memberikan kemenangan kedua untuk tim nasional tinju Indonesia setelah mengatasi wakil Singapura Hans Harris Mohamed Yusra pada Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Senin.
Fredrik yang turun di kelas terbang putra (50 kg) meraih kemenangan angka mutlak setelah lima wasit mengunggulkannya dengan skor 29-28, 29-28, 30-27, 30-27, dan 29-28.
Kemenangan tersebut merupakan yang kedua bagi tim tuan rumah, setelah Anggie Intania Chalik sukses mengatasi wakil Thailand Pemika Payungkasem pada hari pertama turnamen.
Namun demikian, dua rekan Fredrik, Marion Manuesa Morangki di kelas bantam putri (54kg) dan Laskar Putra di kelas welter putra (65kg), yang bertanding pada hari kedua harus mengakui keunggulan lawan masing-masing. Hasil tersebut membuat Indonesia untuk sementara membukukan dua kemenangan dan dua kekalahan hingga hari kedua turnamen.
Baca juga: Anggie awali perjalanan Indonesia di Asian Boxing dengan kemenangan
Marion harus mengakui keunggulan petinju Jepang, Korin Kokufu, melalui keputusan angka dengan skor 27-30, 28-29, 27-30, 28-29, dan 28-29. Sepanjang pertandingan, Marion berupaya memberikan perlawanan, namun lawannya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan setiap peluang serangan dan mampu menjaga konsistensi hingga laga usai.
Sementara itu, Laskar Putra belum mampu melangkah lebih jauh setelah kalah melalui technical knockout (TKO) dari wakil Filipina, Mark Ashley Fajardo, pada ronde pertama. Laskar sempat berusaha bangkit setelah mendapat tekanan di awal laga, tetapi wasit memutuskan menghentikan pertandingan demi keselamatan petinju Indonesia tersebut.
Perjuangan tim Merah Putih masih berlanjut pada sesi sore ketika salah satu petinju andalan Indonesia, Mars de Volta, dijadwalkan naik ring menghadapi wakil Kazakhstan, Yazan Alghmadi, pada nomor kelas ringan putra (60kg).
Baca juga: Menpora sebut Asian Boxing momentum saling belajar perkuat tinju Asia
Pada ajang Asian Boxing U19 dan U23 kali ini yang diikuti lebih dari 400 petinju dari 26 negara, Indonesia menurunkan total 19 petinju putra dan putri.
Sebagian besar dari mereka merupakan atlet muda yang baru menjalani debut di level internasional sehingga turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi petinju-petinju terbaik Asia.
Ke-19 petinju tersebut terbagi dalam dua kelompok usia, yakni 10 atlet di kategori U19 dan sembilan atlet di kategori U23. Dengan bersaing di kandang sendiri, kontingen Indonesia berharap dapat memanfaatkan keunggulan bermain di hadapan pendukung sendiri untuk meraih prestasi terbaik sekaligus memperkuat regenerasi tinju nasional di level internasional.
Baca juga: Jadwal Asian Boxing: Empat wakil Indonesia tampil pada hari kedua
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.