Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis muda Indonesia Fardhan Rainanda Joe menjadi salah satu tumpuan tuan rumah setelah menempati unggulan pertama nomor tunggal putra U-19 pada Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026.
Turnamen junior internasional itu berlangsung di Tangerang Selatan pada 7-12 Juli dengan mempertandingkan kategori U-19, U-17, dan U-15.
Berdasarkan daftar undian dari laman resmi BWF, Selasa, Fardhan mendapatkan bye pada babak pertama dan langsung menunggu pemenang laga antara wakil Malaysia Lee Jiet Han melawan Jaden Ke Hong Chen dari Amerika Serikat di babak kedua.
Fardhan datang ke turnamen tersebut dengan bekal medali perak Kejuaraan Asia Junior 2026. Pada final nomor tunggal putra di Yatsushiro, Jepang, Minggu (5/7), ia harus mengakui keunggulan wakil China Hong Tian Yue dengan skor 18-21, 19-21.
Hasil itu menjadi modal evaluasi bagi Fardhan untuk kembali tampil di hadapan publik sendiri. Setelah final Kejuaraan Asia Junior, Fardhan mengakui masih perlu memperbaiki kontrol permainan dan ketenangan saat menghadapi tekanan.
“Ke depannya saya harus bisa kontrol diri sendiri dan meningkatkan teknik mainnya,” kata Fardhan dalam keterangan PBSI setelah tampil pada Kejuaraan Asia.
Selain Fardhan, Indonesia juga menempatkan Faizal Pangestu/Anju Siahaan sebagai unggulan pertama ganda putra U-19. Di sektor ganda putri U-19, pasangan Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri berada sebagai unggulan kedua.
Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 juga mempertandingkan nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kategori U-19 dan U-17, sedangkan kategori U-15 mempertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.
Baca juga: Fardhan raih perak Kejuaraan Asia Junior 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.