1. News
  2. Mojok
  3. Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan

Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan

bangkalan-lebih-cocok-jadi-ibu-kota-provinsi-madura-daripada-pamekasan
Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan

Pertimbangkan ulang Pamekasan jadi Ibu Kota Provinsi Madura, mending Bangkalan.

Ada hal yang menurut saya kerap tertinggal ketika membicarakan rencana pembentukan Provinsi Madura. Alasannya bukan karena masyarakat lupa, tapi karena keputusannya seperti sudah dianggap final. Tidak perlu diganggu gugat.

Apa yang saya sebut final itu seperti penentuan lokasi pusat ibu kotanya. Kalau kalian tanya pada orang Madura di mana pusat ibu kota yang paling cocok untuk Provinsi Madurapasti jawabannya adalah Pamekasan. Jangan ragu!

Yah, saya tidak heran dengan hal itu. Rata-rata masyarakat memang sudah menyepakati kalau Pamekasan itu punya mandat sejarah sebagai ibu kota. Lokasinya pun strategis, lalu kabupatennya katanya juga paling maju.

Ah, tapi bagi saya, kesimpulan demikian terlalu cepat. Sebab, kalau kita mau merenungkannya lebih dalam lagi, Bangkalan agaknya lebih cocok jika dijadikan sebagai ibu kota. Tak percaya? Mari saya jelaskan alasan-alasannya.

#1 Posisi lebih strategis daripada Pamekasan

Pahamilah, sekedar pertimbangan sejarah itu tidak cukup untuk memilih sebuah ibu kota. Kita juga perlu melihat bagaimana ke depannya. Nah, Bangkalan sebetulnya lebih menjanjikan daripada Pamekasan di masa depan. Jangan karena sejak zaman penjajahan Pamekasan selalu jadi ibu kota, maka sekarang kita pun langsung mengamininya. Berhenti, itu bekas kolonial.

Karena sisa kolonial itu, banyak orang menganggap bahwa Pamekasan lokasinya strategis sebagai ibu kota Provinsi Madura. Haduh, berada di tengah-tengah bukan otomatis jadi strategis ya. Selain aksesibilitas kabupaten ke provinsi, kita perlu mempertimbangkan bagaimana kemudahan akses dari provinsi ke pusat. Jika kita cek berbagai provinsi lain di Indonesia pun, ibu kotanya nggak melulu di tengah-tengah, tapi malah dekat pesisirnya. Nah, inilah mengapa saya bilang Bangkalan itu lebih cocok.

Bangkalan sudah jadi gerbang utama masuk ke Pulau Madura. Jembatan Suramadu sudah bikin akses masuk ke pulau ini bisa ditempuh kurang dari 20 menit dari Surabaya. Sehingga, apa-apa, logistik misalnya, jadi sangat gampang sampai ke Madura. Kalau ke Pamekasan, terlalu jauh, Kdo. Provinsi Jawa Timur saja ibu kotanya ada di Surabaya bukan di Kediri atau Nganjuk.

Alasannya ya itu, kemudahan akses dari pusat ke provinsi. Bukan cuma gimana provinsi ke kabupatennya. Hehehe.

#2 Siap dan cocok jadi kawasan urban

Saya tidak menyangkal kalau setiap hal, terutama industri, Pamekasan memang sering lebih duluan daripada Bangkalan. Mulai dari bioskop sampai waralaba-waralaba dalam negeri terlihat lebih tertarik membuka cabangnya di Pamekasan terlebih dahulu daripada kabupaten lain di Madura. Nah, itu mengapa, saya rasa Pamekasan fokus saja menjadi kawasan industri. Sementara Bangkalan dikembangkan jadi ibu kota provinsi. Kan bagus!

Kemudian, mau dilihat aspek lainnya pun Bangkalan kini wajahnya memang terasa makin seperti kawasan urban. Pertama, karena ada Universitas Trunojoyo Madura masyarakatnya semakin heterogen. Kedua, sejak ada Trans Jatim, mobilitas antar kota metropolitan Gerbangkertosusilo juga makin mudah dan murah.

Orang-orang luar Madura pun juga banyak yang makin tertarik membeli rumah di Bangkalan, sebab biaya hidupnya murah, akses ke Surabaya mudah. Saya percaya makin ke depan Bangkalan akan semakin lebih urban daripada Pamekasan.

#3 Bangkalan butuh polesan supaya bisa berkembang

Menurut saya, Bangkalan lebih masuk akal untuk dijadikan sebagai ibu kota provinsi kalau mau melihat Madura secara lebih adil. Sebab, kabupaten ini memang kebetulan tidak punya apa-apa untuk di-branding. Wisata kita kalah, industri pun juga. Sektor lain, pendidikan, budaya, dan lain sebagainya juga kerap tertinggal daripada kabupaten di Madura lain.

Nah, menjadikan Bangkalan sebagai ibu kota provinsi memungkinkan adanya peningkatan bagi kabupaten ini.

Misalnya nih, karena kita nggak punya wisata, dengan menjadikan Bangkalan sebagai ibu kota, kita bisa membangun kawasan ini lebih tertata. Kan nantinya, Madura bisa berbangga saat ibu kotanya berdampingan dengan Surabaya. Sama-sama bisa melihat cahaya kota dari kedua sisinya.

Kalau sekarang kan beda, di Madura kita lihat keindahan lampu-lampu di Surabaya, eh dari Surabaya kita melihat kegelapan Madura. Apalagi kalau disamperin langsung, hmmm pantainya tidak bersih.

Nah, sementara Madura Timur, seperti Pamekasan dan Sumenepseperti yang saya katakan sebelumnya, mereka sudah indah dari sananya. Tidak perlu polesan campur tangan manusia. Nanti malah menghilangkan orisinalitas mereka.

Demikianlah opini saya mengapa Bangkalan itu lebih cocok jadi ibu kota provinsi Madura. Tentu saja, saya tidak bermaksud meminggirkan aspek lain. Saya yakin, banyak pula kemungkinan-kemungkinan lainnya yang juga perlu dipertimbangkan. Ya maka dari itu, artikel ini hadir sebagai salah satu pertimbangan. Terima kasih.

Pengarang: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 6 Syarat yang Harus Dipenuhi Madura sebelum Bermimpi Menjadi Provinsi Sendiri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2026 oleh

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us