Perkembangan kecerdasan buatan atau AI telah mengubah cara manusia bekerja dan belajar. Namun, di balik kemajuan teknologi tersebut, manusia tetap menjadi faktor utama yang menentukan arah perubahan.
Dalam YOTNC16, Prof. Stella Christie mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi individu yang mampu memahami dan memanfaatkannya secara bijak.
Menurutnya, kemampuan berpikir kritis, rasa ingin tahu, dan kemauan belajar akan menjadi modal penting di masa depan. Teknologi dapat membantu mempercepat pekerjaan, tetapi karakter dan kemampuan manusia tetap tidak tergantikan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa AI bukan ancaman, melainkan peluang bagi mereka yang siap beradaptasi.