Jakarta (ANTARA) – Maybank Marathon memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menargetkan penyelenggaraan ajang lari tersebut menjadi ajang marathon netral karbon (carbon neutral) pada 2030 melalui berbagai langkah pengurangan emisi dan pengelolaan dampak lingkungan.
“Maybank Marathon bukan sekedar ajang untuk pelari mencapai personal best, kami ingin menjadikan setiap langkah lebih bermakna dengan meninggalkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Head Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska dalam temu media di Jakarta, Selasa.
Langkah awal menuju target tersebut dilakukan melalui pengukuran jejak karbon penyelenggaraan Maybank Marathon pada 2025 dengan menggunakan carbon calculator untuk memperoleh data dasar (baseline) emisi yang dihasilkan selama pelaksanaan acara.
“Keberlanjutan bukan hanya sebuah tujuan akhir, tetapi merupakan perjalanan panjang yang harus dilakukan bersama. Karena itu, kami memulai dengan menghitung baseline emisi agar langkah pengurangan karbon ke depan dapat dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab,” ujar Maria.
Penghitungan jejak karbon tersebut dilakukan bersama mitra climate tech Jejakin dengan mengacu pada kerangka penghitungan emisi event internasional.
Komponen yang dihitung mencakup perjalanan peserta menuju Bali, transportasi lokal, akomodasi, penggunaan energi selama acara, hingga pengelolaan limbah.
Baca juga: Maybank Marathon 2026 siapkan program latihan untuk calon peserta
Berdasarkan hasil pengukuran awal, total emisi penyelenggaraan Maybank Marathon mencapai sekitar 4.336 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e). Angka tersebut menjadi baseline bagi penyelenggara dalam menyusun strategi pengurangan emisi secara bertahap hingga mencapai target carbon neutral pada 2030.
ESG Lead Jejakin Dwiputra Ahmad Ramdani menjelaskan bahwa sebagian besar emisi berasal dari aktivitas peserta, terutama sektor akomodasi dan transportasi.
“Dari hasil perhitungan, kontribusi terbesar berasal dari akomodasi peserta karena banyak pelari tinggal di Bali selama beberapa hari. Selain itu, perjalanan udara menuju Bali juga menjadi salah satu penyumbang emisi yang signifikan,” Dwiputra.
Untuk menekan emisi tersebut, Maybank Marathon menyiapkan sejumlah inisiatif, antara lain mendorong penggunaan kendaraan listrik, mengoptimalkan layanan shuttle bagi peserta, serta meningkatkan kolaborasi dengan sektor perhotelan yang menerapkan prinsip ramah lingkungan.
Selain pengurangan emisi, penyelenggara juga melakukan berbagai program lingkungan, termasuk penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya penyerapan karbon.
Komitmen sustainability Maybank Marathon juga mencakup aspek sosial melalui program edukasi keberlanjutan, Sustainability Pavilion, Run for Charity, serta pemberdayaan masyarakat lokal Bali. Ke depan, Maybank Indonesia berkomitmen untuk memperkuat berbagai inisiatif keberlanjutan berdasarkan roadmap yang telah ditetapkan.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung tercapainya target Bali Net Zero Emission 2045, sekaligus memperkuat posisi Maybank Marathon sebagai ajang lari berkelas dunia yang mengedepankan keberlanjutan.
Baca juga: Rute menantang, peserta Maybank Marathon diingatkan atur kecepatan
Baca juga: Maybank Marathon 2026 digelar 23 Agustus
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.