1. News
  2. Opinion
  3. Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau

Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau

karhutla-landa-10-hektare-lahan-gambut-di-bagan-puncak-rokan-hilir-riau
Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau
Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SITUASI kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus meluas. Kali ini, sekitar seluas 10 hektare lahan gambut di Kepenghuluan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, hangus terbakar. Sedangkan kondisi Karhutla di Dusun Pulau Putri, Desa Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil, seluas 7,5 hektare telah berhasil dipadamkan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi lapangan belum memungkinkan pemadaman dihentikan karena masih terdapat api yang aktif.

“Pemadaman hari kedua di Bagan Punak belum selesai. Api masih bertahan sehingga operasi akan kembali dilanjutkan bersama seluruh pihak yang terlibat,” ujar Ferdian, Kamis (16/7).

Dijelaskannya, operasi pemadaman di lokasi dilakukan oleh tim gabungan baik dari darat dan udara. Tim yang menangani diantaranya satu regu Manggala Agni Daops Dumai bersama TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur terkait lainnya.

Adapun tantangan terbesar bukan hanya luas area yang terbakar, tetapi juga kondisi vegetasi yang mudah terbakar dan cuaca yang kurang bersahabat.

“Di lokasi, bahan bakar berupa semak dan vegetasi kering sangat melimpah. Ditambah lagi tiupan angin cukup kencang sehingga api mudah berpindah dan menyulitkan proses pengendalian. Kondisi seperti ini membuat personel harus bekerja lebih ekstra,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah memetakan kondisi lapangan melalui kegiatan size up untuk menentukan strategi pemadaman. Seluruh personel difokuskan melakukan pemadaman langsung pada titik-titik api sekaligus menjaga agar kobaran tidak meluas ke area di sekitarnya.

Operasi juga dilakukan di wilayah perbantuan water bombing sehingga koordinasi antar lembaga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pemadaman. Saat ini, potensi penyebaran api masih cukup tinggi akibat embusan angin dan banyaknya material mudah terbakar di lokasi.

Sementara kegiatan pemadaman Karhutla di Dusun Pulau Putri, Desa Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil, Riau, telah berhasil clear selesai atau dituntaskan.

“Pada hari ketiga, tim Manggala Agni Daops Dumai bersama para pihak berhasil menuntaskan operasi pemadaman di Sungai Segajah Jaya. Seluruh area seluas sekitar 7,5 hektare telah dipastikan padam sehingga operasi di lokasi dinyatakan selesai,” jelasnya.

Selama operasi, lanjutnya, satu regu Manggala Agni Daops Dumai bekerja bersama personel TNI, Polri, BPBD Rokan Hilir, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat sekitar. Kolaborasi lintas instansi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pengendalian kebakaran.

Ia menerangkan, meskipun api telah berhasil dipadamkan, proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan pembasahan menyeluruh karena karakteristik lahan gambut yang memungkinkan bara api bertahan di bawah permukaan tanah.

“Penanganan di lahan gambut memang tidak cukup hanya memadamkan api yang terlihat. Kami memastikan pendinginan dilakukan secara menyeluruh hingga tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Dengan demikian, status lokasi kini dinyatakan tuntas padam,” ujarnya.

Pada pemadaman tersebut, tim memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar lokasi dengan dukungan sejumlah peralatan pemadaman, termasuk mesin ministreker, mesin Z Power, dan pemantauan menggunakan drone untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi yang baik menjadi kunci sehingga Karhutla dapat dikendalikan dengan cepat dan tidak meluas.

“Meski operasi telah selesai, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan karena kondisi musim kemarau masih berpotensi meningkatkan resiko Karhutla,” pungkasnya.(H-2)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us