Jakarta (ANTARA) – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berusaha membalas pasangan tuan rumah Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada semifinal Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Sabtu (18/7).
Pertandingan tersebut menjadi pertemuan ulang final Denmark Open 2025 yang berakhir dengan kekalahan Fajar/Fikri dalam skor 18-21, 21-15, 19-21.
“Kami terakhir bertemu di final Denmark Open 2025 dan kami kalah tipis,” kata Fikri dalam keterangan PBSI pada Jumat.
Fajar/Fikri mencapai semifinal setelah menundukkan Ben Lane/Sean Vendy 22-20, 21-13 pada perempat final, Jumat.
Unggulan kedua itu kesulitan pada awal gim pertama karena keliru menerapkan strategi.
Baca juga: Ana/Trias akui kesalahan sendiri jadi penyebab kekalahan di Japan Open
“Cukup mengagetkan juga mereka cepat ya, mereka bermain panjang-panjang. Kami tadi salah menggunakan strategi di awal gim pertama,” ujar Fajar.
Perubahan strategi menjadi titik balik bagi Fajar/Fikri. Mereka meningkatkan tempo permainan, mengambil inisiatif serangan, dan membalikkan keadaan untuk memenangkan gim pertama.
“Setelah interval kami langsung inisiatif untuk mengubah pola dan berhasil,” kata Fajar.
Hoki/Kobayashi, melaju ke semifinal setelah mengalahkan Wei Keng Liang/Chang 21-12, 21-19.
“Kami sama-sama punya peluang, yang penting kami tidak kalah semangat dan fighting spiritnya mengingat mereka pasti tampil penuh ambisi karena akan dapat dukungan publik tuan rumah,” ujar Fikri.
Baca juga: Alwi lawan kram dan keraguan sebelum dihentikan Kodai
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.