1. News
  2. Kombitainment
  3. Inilah The Makeup Archive, Museum Web oleh Erin Parsons!

Inilah The Makeup Archive, Museum Web oleh Erin Parsons!

inilah-the-makeup-archive,-museum-web-oleh-erin-parsons!
Inilah The Makeup Archive, Museum Web oleh Erin Parsons!

Erin Parsons, seorang makeup artist dan beauty historian asal Amerika Serikat, telah menjadi sosok yang inspiratif bagi para penggemar seni dan sejarah. Berawal dari kariernya di Lancôme dan MAC Cosmetics, ia mulai membantu Pat McGrath selama beberapa tahun. Hingga akhirnya menjadi MUA Gigi Hadid dan mengikuti Maybelline New York sebagai global MUA. Erin pun bereksperimen untuk membuat konten saat COVID-19 dan berhasil membuka sisi barunya sebagai beauty historian. 

(Erin Parsons dengan koleksi The Makeup Archive, Foto: Dok, Instagram/erinparsonsmakeup)

Erin Parsons merupakan seorang content creator yang membawa penontonnya untuk memahami sejarah, upgrade skill makeup dengan tutorial, hingga dunia transformasi makeup hingga saat ini. Salah satu konten yang terkenal adalah momen ia melakukan lipstick trends dari Perang Dunia 2 hingga recreate beberapa look zaman dahulu. 

Di Agustus 2026, Erin Parsons hadir dengan museum web, The Makeup Archive, yang dapat dibaca oleh seluruh dunia untuk memahami sejarah makeup dengan desainnya yang unik. Lebih dari 1.500 barang antik milik Erin Parsons dapat ditemukan di museum nonprofit ini. Dibantu oleh archivist Holly McGraw, Erin Parsons berhasil membuat arsip ini dengan baik.

(Maybelline Natural Demi-Lashes and Glue 1960s, Foto: Dok, The Makeup Archive)

Salah satu arsip makeup museum ini adalah Maybelline Natural Demi-Lashes and Glue yang dikeluarkan sekitar tahun 1960-an dengan container plastik. Lashes yang dikreasikan di Korea Selatan hingga ada bantuan dari Amerika Serikat untuk packaging-nya. Dengan desain yang simple dan on-point, Maybelline 1960 berhasil membantu para perempuan untuk mempercantik diri mereka.  

(Revlon Coutourine Lipstick Doll 1962, Foto: Dok, The Makeup Archive) 

Sebuah inovasi di tahun 1960-an bagi Revlon untuk memberikan efek glam pada packaging lipstick mereka. Membawa material wood, fur, dan felt yang dijadikan satu untuk experience yang lebih menarik dan nyaman. Selain Maybelline dan Revlon, Erin Parsons pun hadir dengan lipstick Max Factor Hollywood yang dimiliki oleh Marilyn Monroe. Koleksi ini telah menjadi sebuah hobi yang membuatnya terobsesi untuk membantu orang lain juga dengan informasi yang didapat. 

(Baca Juga: Tren Makeup ala Barbie: Apa Itu & Tutorialnya)

Bagi Erin Parsons, evolusi makeup selalu ada di setiap zamannya untuk terus menjadi lebih baik. Oleh karena itu, ia hadir dengan The Makeup Archive agar para pengguna internet dapat membuka wawasan baru mengenai perkembangan tiap brand makeup. Bagi kamu yang tertarik dengan sejarah makeup dan arsip fisiknya, The Makeup Archive dapat dibaca di situs makeuparchive.org. 

(Penulis: Alethea Kenisha Madjadikara) 

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Inilah The Makeup Archive, Museum Web oleh Erin Parsons!
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us