1. News
  2. Kombitainment
  3. WH!MSY Tuangkan Beragam Cerita dalam Album Perdana Lolliverse

WH!MSY Tuangkan Beragam Cerita dalam Album Perdana Lolliverse

wh!msy-tuangkan-beragam-cerita-dalam-album-perdana-lolliverse
WH!MSY Tuangkan Beragam Cerita dalam Album Perdana Lolliverse

Band pop asal Semarang, WH!MSY, resmi merilis album perdana bertajuk Lolliverse pada Jumat (28/8). Memuat sebelas lagu, album ini menjadi ruang bagi Naora Anindya (vokal), Abel Chaska (gitar), Anky Ardy (gitar), Rafael Siloam (bas), dan Ferdi Sembodo (drum) untuk menuangkan beragam cerita serta pengalaman personal melalui warna musik yang berbeda-beda.

Tidak berangkat dari pemilihan genre sejak awal, WH!MSY memilih menjadikan cerita sebagai titik awal dalam proses kreatif mereka. Bagi band tersebut, setiap kisah memiliki emosi dan kebutuhan musikal masing-masing sehingga aransemen dibentuk mengikuti suasana yang ingin disampaikan.

“Buat kami, setiap cerita punya ruangnya sendiri. Ada cerita yang mungkin lebih cocok dibawa dengan sesuatu yang ringan, ada juga yang membutuhkan warna yang lebih gelap atau emosional,” jelas Rafael saat dihubungi Pophariini (8/9).

Pendekatan tersebut membuat Lolliverse memiliki spektrum musik yang cukup luas. WH!MSY tidak ingin membatasi eksplorasi berdasarkan genre maupun karakter tertentu selama musik yang dipilih mampu memperkuat cerita dalam setiap lagu.

“Selama pesan bisa tersampaikan dengan baik, kami cukup terbuka dalam menentukan aransemennya. Kami sepakat tidak ingin terlalu membatasi musik pada genre atau karakter tertentu,” ucap Abel.

Keragaman tersebut juga tidak terlepas dari kehidupan para personelnya. Proses pengerjaan lagu banyak berangkat dari kebiasaan mereka ketika berkumpul dan saling bertukar cerita tentang hal-hal yang sedang terjadi dalam kehidupan masing-masing.

“Setiap kali kumpul, kami hampir selalu sempatin life update dan cerita soal apa yang sedang terjadi di kehidupan masing-masing,” kata Naora.

Dari percakapan sehari-hari tersebut, berbagai hal kemudian berkembang menjadi gagasan lagu. Cerita yang muncul tidak selalu berasal dari momen besar, tetapi juga dari percakapan sederhana, kejadian kecil, hingga fase tertentu yang sedang dilewati masing-masing personel.

“Menariknya, kami gak pernah benar-benar tahu cerita mana yang nantinya akan menjadi sebuah lagu. Kadang sesuatu yang awalnya cuma obrolan biasa ternyata punya perasaan yang cukup kuat untuk kami bawa ke musik,” lanjut Naora.

Bagi WH!MSY, pengalaman personal tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan sebelas lagu dalam Lolliverse. Meski masing-masing memiliki warna berbeda, seluruh materi tetap berasal dari pengalaman yang dekat dengan para personel dan berkembang menjadi interpretasi musikal mereka.

Album perdana ini sekaligus menjadi penanda bagi WH!MSY untuk memperkenalkan identitas mereka secara lebih utuh. Band tersebut menyusun Lolliverse dengan membiarkan perbedaan karakter tiap lagu menjadi bagian dari identitas mereka.

Di luar perilisan album, WH!MSY juga menyebut Atlas Calling yang diinisiasi oleh WhoCares Collective sebagai salah satu ruang yang pernah memberikan panggung bagi mereka dan ingin disambangi kembali. Mereka melihat acara tersebut sebagai ruang yang mempertemukan musisi dengan karya dan karakter yang beragam.

Kini, Lolliverse menjadi langkah pertama WH!MSY dalam memperkenalkan dunia yang mereka bangun lewat sebelas cerita dan beragam warna musik. Album ini sudah dapat didengarkan melalui berbagai layanan streaming.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
WH!MSY Tuangkan Beragam Cerita dalam Album Perdana Lolliverse
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us