Nagoya, Jepang (ANTARA) – Atlet teqball nasional Yoga Ardika Putra, tampil gemilang sebagai debutan pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis.
Dalam pertandingan penyisihan Grup B tunggal putra, Yoga menekuk wakil Vietnam dan Laos untuk mengamankan posisinya di fase grup.
“Cukup fokus dengan kemampuan yang kita punya dan percaya diri. Kualitas fokusnya tidak boleh terbawa dengan permainan lain,” ujar Yoga dalam keterangannya di Nagoya, Aichi, Jepang.
Pada pertandingan pembuka, atlet yang berstatus mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut mengalahkan atlet Vietnam, Truong Giang Ba, dengan kemenangan tiga set 7-12, 12-11, 12-8.
Kesuksesannya berlanjut dengan mengantongi kemenangan dari wakil Laos, Alisa, dengan dua set langsung, 12-5, 12-6.
Baca juga: Yoga buka debut teqball Indonesia dengan dua kemenangan
Dua kemenangan yang ditorehkan Yoga dalam laga pembuka tunggal putra pada hari ini, menjadi modal penting bagi teqball Indonesia agar bisa menyumbang emas perdana dari ajang Asian Games.
Mengingat pentingnya pertandingan yang ia lakoni di Nagoya, Yoga berkomitmen untuk menjaga fokus dan semangat.
“Kita tetap fokus pada tujuan. Kita sudah latihan capek-capek sebelumnya. Tidak boleh kalah dengan hal-hal tegang seperti ini, jadi harus dialihkan fokusnya,” ungkap atlet berusia 21 tahun itu.
Masih dalam fase yang sama, selanjutnya Yoga akan menghadapi tiga lawan kuat di Grup B yakni Filipina, Korea Selatan, dan Jepang selaku tim tuan rumah.
Baca juga: Modal “tryout” kejuaraan internasional, Yoga optimistis raih medali
Baca juga: Target 1 emas 2 perak, Teqball Indonesia dinilai bisa raih lima medali
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.