Jakarta (ANTARA) – Perjuangan atlet Kholidin menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 mendapatkan dukungan dari pihak swasta.
Lewat kolaborasi bertajuk “Bite Into Glory”, Kholidin akan memperoleh dukungan untuk menjaga kesehatan mulut yang disesuaikan dengan kebutuhannya sebagai pemanah para yang menggunakan gigitan dalam teknik memanahnya.
“Teknik saya mungkin berbeda, tetapi ambisi saya sebagai atlet tetap sama: menjadi lebih baik setiap hari dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Saya sudah menggunakan Pepsodent selama bertahun-tahun, dan dukungan serta kolaborasi ini menjadi semakin berarti bagi saya dalam mengejar target-target yang lebih besar dalam perjalanan saya sebagai atlet,” ujar Kholidin dalam keterangan resmi, Rabu.
Kholidin merupakan atlet andalan Indonesia di sejumlah kejuaraan para. Semenjak 2017, Kholidin telah menekuni para panahan dan menyempurnakan tekniknya yang melakukan tembakan dengan menggunakan gigitan pada tali busur.
Dalam periode latihan intensif, Kholidin biasanya melepaskan sekitar 250 hingga 500 anak panah per hari, bahkan hingga 600 anak panah pada fase latihan puncak. Intensitas tersebut membuat gigi, gusi, dan rahangnya secara berulang menopang mekanisme yang diperlukan untuk menarik dan melepaskan tali busur.
Baca juga: NPC Indonesia yakin rebut 10 besar pada Asian Para Games 2026
Melalui perawatan dan dukungan yang berkelanjutan, Pepsodent dan Kholidin berkomitmen untuk terus menjaga kesehatan gigi dan gusi yang dapat menunjang latihan, kompetisi, serta perjalanan menuju pencapaian di tingkat internasional.
“Kolaborasi ini menjadi unik karena kami tidak hanya mendukung olahraga yang ia tekuni, tetapi juga membantu menjaga bagian penting yang menunjang tekniknya. Kholidin sendiri telah lama menggunakan Pepsodent, sehingga kolaborasi ini terasa seperti langkah yang natural sejak awal. Kami berterima kasih atas kepercayaannya kepada Pepsodent untuk menjadi bagian dari perjalanannya,” ujar Oral Care Category Lead, Unilever Indonesia, Rikka Anggitha.
Menjelang pesta olahraga antarnegara se-Asia yang berlangsung mulai 18–24 Oktober tersebut, Kholidin saat ini terus mematangkan persiapannya melalui latihan yang terfokus, konsisten, serta komitmen untuk terus meningkatkan performanya.
Baca juga: Menpora tawarkan promosi dan pengembangan pencak silat di Jepang
Baca juga: Boccia Indonesia siap berprestasi di APG 2026 setelah juara di Seoul
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.