Nagoya, Jepang (ANTARA) – Chef de Mission (CdM) Tim Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu, memuji sejumlah atlet bulu tangkis Merah Putih yang sudah mengeluarkan perjuangan terbaik tapi tidak mencapai babak final pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Atlet yang dimaksud CdM Todotua yakni tunggal putra Jonatan Christie dan Alwi Farhan, serta ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
“Terima kasih Jojo, Fajar, Fikri dan Alwi. Kalian adalah pahlawan olahraga Indonesia. Terima kasih atas setiap keringat, perjuangan dan pengabdian yang sudah kalian berikan untuk Merah Putih,” ujar Todotua dalam sebuah kesempatan di Nagoya, Jepang, Senin.
Pada hari ini, cabang bulu tangkis mengamankan dua tiket babak final dalam pesta olahraga multicabang terbesar di Asia itu. Mereka yang lolos adalah ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Sebelumnya, Jonatan terhenti pada babak perempat final setelah dikalahkan pebulu tangkis Singapura Loh Kean Yew.
Namun, hasil lebih baik didapat Alwi serta duo Fajar/Fikri, yang terhenti pada babak semifinal. Mereka bertiga pun diganjar medali perunggu dari pencapaian tersebut.
CdM menilai hasil tersebut tidak mengurangi hormat dan pujian dari kontingen kepada para atlet yang sudah berjuang dengan membawa nama baik Indonesia pada ajang internasional.
“Kami tahu, di tengah jadwal pertandingan yang padat, berada di lapangan membawa nama Indonesia bukan beban yang ringan. Ada harapan jutaan masyarakat Indonesia yang dibawa dalam setiap langkah pertandingan,” ujar Todotua.
Oleh sebab itu, Todotua meminta para atlet agar tidak berhenti berjuang dan terus memberikan yang terbaik bagi Merah Putih.
“Jangan pernah lelah berjuang, jangan pernah lelah memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Perjalanan masih panjang, dan Merah Putih masih membutuhkan semangat, pengalaman serta ketauladanan kalian,” pungkas Todotua.
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.