1. News
  2. Sepakbola
  3. Profil karier Emil Audero, penjaga gawang di Final ASEAN Cup 2026

Profil karier Emil Audero, penjaga gawang di Final ASEAN Cup 2026

profil-karier-emil-audero,-penjaga-gawang-di-final-asean-cup-2026
Profil karier Emil Audero, penjaga gawang di Final ASEAN Cup 2026

Jakarta (ANTARA) – Emil Audero menjadi salah satu nama yang paling disorot setelah Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu tampil sebagai penentu kemenangan Garuda atas Thailand dalam final yang berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10).

Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit dengan skor 2-2. Indonesia kemudian memastikan gelar melalui adu penalti dengan kemenangan 4-2. Audero menjadi pahlawan setelah menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya, sekaligus memastikan Indonesia meraih gelar pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Pencapaian tersebut menjadi bagian terbaru dari perjalanan panjang Audero sebagai penjaga gawang. Sebelum menjadi andalan Timnas Indonesia, ia lebih dulu meniti karier dari sepak bola usia muda di Italia hingga bermain di sejumlah klub Serie A dan kini berkarier di La Liga.

Lantas, bagaimana perjalanan karier Emil Audero dari awal hingga menjadi pahlawan Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026? Ini penjelasannya.

Awal karier di Cumiana Calcio

Emil Audero lahir di Mataram pada 18 Januari 1997. Ia memiliki ayah berdarah Indonesia dan ibu asal Italia. Meski lahir di Indonesia, Audero tumbuh besar di Cumiana, wilayah Piedmont, Italia.

Menariknya, Audero tidak langsung menjadi penjaga gawang. Ia memulai sepak bola di Cumiana Calcio sebagai pemain lapangan. Baru setelah itu ia mencoba posisi penjaga gawang dan merasa cocok dengan peran tersebut.

Bakatnya kemudian semakin berkembang setelah bergabung dengan akademi mantan kiper Marco Roccati. Permainannya menarik perhatian pemandu bakat Juventus hingga akhirnya Audero bergabung dengan akademi klub tersebut saat berusia sekitar 11 tahun.

11 tahun menimba ilmu di Juventus

Juventus menjadi tempat penting dalam perkembangan Audero. Ia melewati berbagai jenjang usia di akademi klub berjuluk Bianconeri tersebut hingga mencapai tim Primavera.

Pada 2014, ketika berusia 17 tahun, Audero sudah mulai mendapat kesempatan berada di sekitar tim utama Juventus. Ia juga ikut dalam tur pramusim Juventus ke Asia dan sempat kembali ke tanah kelahirannya, Indonesia.

Perjalanan panjangnya bersama Juventus akhirnya berujung pada kesempatan tampil di tim senior. Audero melakukan debut Serie A pada 27 Mei 2017 ketika Juventus menghadapi Bologna. Dalam pertandingan tersebut, Juventus menang 2-1.

Meski hanya mendapat satu penampilan di Serie A bersama Juventus, pengalaman tersebut menjadi pintu masuk Audero ke level profesional.

Dipinjamkan ke Venezia

Setelah debut bersama Juventus, Audero dipinjamkan ke Venezia untuk musim 2017/2018. Saat itu Venezia bermain di Serie B dan dilatih Filippo Inzaghi.

Di klub tersebut, Audero mendapatkan kesempatan bermain jauh lebih banyak. Ia tampil dalam 38 pertandingan Serie B dan menjadi salah satu penjaga gawang penting Venezia pada musim tersebut.

Juventus sendiri menyebut masa peminjaman ke Venezia sebagai kesempatan bagi Audero untuk mengembangkan permainan dan mendapatkan pengalaman di kompetisi yang lebih kompetitif.

Menjadi kiper utama Sampdoria

Setelah satu musim bersama Venezia, Audero kembali ke level Serie A bersama Sampdoria pada 2018. Di klub asal Genoa tersebut, ia dengan cepat mendapatkan kepercayaan sebagai penjaga gawang utama.

Musim pertamanya di Serie A bersama Sampdoria berjalan cukup baik. Audero tampil dalam 36 pertandingan liga pada musim 2018/2019 dan kembali mencatat 36 penampilan pada musim berikutnya.

Sampdoria kemudian mempermanenkan Audero dari Juventus pada 2019 dengan nilai transfer sekitar 20 juta euro setelah klausul dalam kesepakatan sebelumnya terpenuhi.

Selama memperkuat Sampdoria, Audero berkembang menjadi salah satu kiper utama klub. Ia juga mencatat momen penting pada musim 2021/2022 ketika menggagalkan penalti pada menit-menit akhir dalam derby Genoa yang membantu Sampdoria mengamankan kemenangan 1-0.

Menjajal Inter Milan

Pada musim 2023/2024, Audero mendapatkan kesempatan bergabung dengan Inter Milan dengan status pinjaman dari Sampdoria. Kepindahan tersebut membuatnya berada di salah satu klub besar Italia yang saat itu juga tampil di Liga Champions.

Audero memang bukan pilihan utama Inter karena persaingan di posisi penjaga gawang. Namun, ia tetap mendapat kesempatan tampil dalam sejumlah pertandingan.

Sepanjang musim tersebut, Audero bermain enam pertandingan untuk Inter, termasuk empat laga Serie A, satu pertandingan Coppa Italia dan satu pertandingan Liga Champions. Ia juga menjadi bagian dari skuad Inter yang meraih Scudetto dan Piala Super Italia.

Bergabung dengan Como

Setelah masa peminjamannya di Inter berakhir, Audero kemudian melanjutkan karier ke Como pada 2024.

Ia bergabung dengan klub tersebut pada musim panas 2024 dan mencatat delapan penampilan di Serie A pada musim pertamanya bersama Como. Setelah itu, Audero sempat menjalani masa peminjaman ke Palermo pada paruh kedua musim 2024/2025.

Pada musim 2025/2026, Audero kembali dipinjamkan ke Cremonese. Di sana ia mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan mencatat 34 penampilan Serie A menurut data Liga Serie A.

Berlabuh di Rayo Vallecano

Karier Audero kemudian berlanjut ke Spanyol. Pada September 2026, Como meminjamkannya ke Rayo Vallecano hingga akhir musim 2026/2027.

Kepindahan tersebut menjadi pengalaman baru bagi Audero karena untuk pertama kalinya ia bermain di kompetisi kasta tertinggi Spanyol. Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026, FIFA juga menyoroti penampilan Audero bersama Rayo setelah kiper berusia 29 tahun itu tampil solid dalam beberapa pertandingan awalnya.

Memilih membela Timnas Indonesia

Audero sebelumnya memperkuat sejumlah tim kelompok umur Italia. Ia pernah masuk skuad Italia U17 dan U21, tetapi tidak tampil dalam pertandingan senior Italia.

Pada 2025, Audero akhirnya memilih membela Timnas Indonesia. Keputusan tersebut membuatnya kembali memperkuat negara tempat ia dilahirkan dan negara asal sang ayah.

Kehadiran Audero menambah persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia. Ia kemudian menjadi bagian dari skuad Garuda dalam berbagai agenda internasional hingga FIFA ASEAN Cup 2026.

Jadi pahlawan di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Puncak perjalanan Audero bersama Timnas Indonesia sejauh ini terjadi pada final FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia menghadapi Thailand dalam pertandingan yang berlangsung dramatis. Dean James membawa Indonesia unggul lebih dulu pada menit ke-84, tetapi Thailand menyamakan kedudukan tiga menit kemudian.

Thailand kembali unggul pada babak tambahan melalui Peeradol Chamrasamee. Namun, Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-116 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Empat penendang Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya. Thailand hanya mencetak dua gol dari kesempatan yang mereka dapatkan.

Ketika Nattapong Sayriya maju sebagai penendang Thailand, Audero berhasil membaca arah bola dan melakukan penyelamatan. Momen tersebut memastikan Indonesia menang 4-2 melalui adu penalti dan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan pencapaian itu, perjalanan Audero yang dimulai dari lapangan kecil di Cumiana hingga akademi Juventus berujung pada salah satu momen terbesar dalam kariernya. Ia kini bukan hanya dikenal sebagai kiper yang pernah bermain di Serie A dan La Liga, tetapi juga sebagai penjaga gawang yang ikut membawa Indonesia mencatat sejarah di panggung sepak bola Asia Tenggara.

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Profil karier Emil Audero, penjaga gawang di Final ASEAN Cup 2026
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us