1. News
  2. Berita
  3. Cerita Tentang Warteg on Train: Makanannya Tak Itu-itu Saja, Baru sampai Purwokerto Sudah Ludes!

Cerita Tentang Warteg on Train: Makanannya Tak Itu-itu Saja, Baru sampai Purwokerto Sudah Ludes!

cerita-tentang-warteg-on-train:-makanannya-tak-itu-itu-saja,-baru-sampai-purwokerto-sudah-ludes!
Cerita Tentang Warteg on Train: Makanannya Tak Itu-itu Saja, Baru sampai Purwokerto Sudah Ludes!

31 Oktober 2026 00.38 WIB • 2 menit

Cerita Tentang Warteg on Train: Makanannya Tak Itu-itu Saja, Baru sampai Purwokerto Sudah Ludes!

images info

Kereta api sekarang ada wartegnya. Selain lokasinya yang tak biasa, menu warteg di kereta ini juga unik.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan Warteg on Train sebagai pilihan bagi penumpang untuk mendapatkan makanan saat menempuh perjalanan dengan kereta api. Mirip seperti warteg pada umumnya, Warteg on Train menyediakan aneka menu makanan ala rumahan.

Warteg on Train mulai beroperasi pada Jumat, 16 Oktober 2026 lalu. Kereta Batavia relasi Gambir–Solo Balapan PP jadi kereta pertama yang memiliki “warteg berjalan” ini.

“Konsepnya sebetulnya adalah untuk mendekatkan kebutuhan yang ada di masyarakat. Orang ingin semuanya serba cepat pada saat makan,” ujar Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia (KAI), Dendy Kurniawan, kepada awak media termasuk GNFI di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

Nama warteg yang disandang tentu tidak asing bagi banyak orang Indonesia. Warteg adalah singkatan dari Warung Tegal, warung makan sederhana khas Indonesia yang menyajikan berbagai pilihan masakan rumahan. Warteg lekat dengan citra merakyat lantaran harganya sangat terjangkau.

Selama ini, PT KAI sebetulnya sudah menghadirkan tempat pembelian makanan di kereta. Caranya pun mudah; penumpang tinggal menunggu petugas berkeliling menawarkan makanan atau minuman di dalam gerbong. Penumpang tinggal menyampaikan pesanan secara langsung kepada petugas dan menunggu makanannya diantar. Selain itu, penumpang juga bisa datang langsung ke gerbong restorasi. Sebelum naik kereta, penumpang juga bisa memesan makanan menggunakan fitur RailFood di aplikasi resmi KAI.

Warteg on Train memang bukan satu-satunya pilihan cara bagi penumpang untuk membeli makanan di kereta. Hanya saja, Warteg on Train tetap punya kekhasan tersendiri. Karakteristiknya yang dibuat semirip mungkin dengan warteg pada umumnya adalah kekhasan yang dimaksud.

“Warteg ini kan bisa touch screen, tinggal tunjuk mau ini, ini, ini, kemudian tinggal bayar,” lanjut Dendy.

Keunikan Makanan Warteg On Train

Ternyata, keunikan Warteg on Train bukan cuma keberadaannya yang di atas kereta. Lebih dari itu, menu yang disajikannya pun unik.

Dendy menjelaskan jika menu Warteg on Train di setiap kereta tidak akan selalu sama. Dengan demikian, penumpang dapat menikmati makanan yang bervariasi saat menaiki kereta yang juga berbeda.

“Ini akan kita buat customized. Artinya Warteg on Train ini tidak akan monoton dan sama semua. Akan kita sesuaikan dengan relasinya,” papar Dendy.

Soal tema menu, PT KAI sudah punya pilihan mantap. Kuliner nusantara dipilih sebagai sajian bagi penumpang yang ingin menikmati Warteg on Train.

“Dan juga kulinernya akan kita sesuaikan dengan daerah-daerah yang dilalui oleh perjalanan KA itu sendiri,” kata Dendy lagi.

Dengan segala gebrakan yang ada, apakah Warteg on Train diminati penumpang? Soal ini, Dendy memberi kabar gembira dari awal-awal dibukanya Warteg on Train di KA Batavia.

“Baru sampai Purwokerto sudah ludes, habis,” pungkasnya.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Cerita Tentang Warteg on Train: Makanannya Tak Itu-itu Saja, Baru sampai Purwokerto Sudah Ludes!
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us