Selepas duel, pelatih Isenmulang FC, Mundari Karya, angkat suara terkait kemenangan armada tempurnya.
Mantan pemain Timnas Indonesia era 1980-an itu tak kuasa menyanjung skuadnya karena mereka tampil begitu semangat dan termotivasi meraih kemenangan.
“Yang pertama, tentu saya sangat bersyukur. Kalau dilihat pada babak pertama, sebetulnya lawan hanya tinggal menunggu momentum untuk mencetak gol saja. Tetapi, pemain tetap fokus,” kata Mundari Karya.
Mundari Karya juga membeberkan rahasia di balik kemenangan Laskar Tambun Bungai, julukan Isenmulang FC.
“Selama dua hari persiapan, kami benar-benar menganalisis bagaimana Persita bermain, bagaimana mereka bertahan, dan bagaimana mereka membangun serangan. Syukur alhamdulillah malam ini, walaupun di babak pertama kami terus diserang dan terkurung, gawang kami tidak kebobolan,” kata Mundari Karya.