1. News
  2. Otomotif
  3. Waspadai Bahaya Saat Terjebak Kemacetan

Waspadai Bahaya Saat Terjebak Kemacetan

waspadai-bahaya-saat-terjebak-kemacetan
Waspadai Bahaya Saat Terjebak Kemacetan

Saat ini Indonesia sedang melewati musim mudik dan libur panjang. Seperti sudah kita ketahui, periode ini sangat lekat dengan kepadatan lalu lintas. Fenomena kemacetan berjam-jam bakal sering kita temukan di banyak lokasi. Meski bisa diantisipasi dengan berbagai cara, kemacetan panjang terkadang tidak bisa terelakkan. Kita sebaiknya mesti waspada Bro Deltalube, karena adalah bahaya yang bisa mengancam nyawa saat di kemacetan.

Bahaya yang yang bisa mengancam nyawa tersebut adalah keracunan gas karbon monoksida. Gas karbon monoksida dihasilkan dari sisa pembakaran mesin yang keluar melalui knalpot. Karbon monoksida tidak berbau dan tidak berwarna, sehingga mendeteksi dan menghindari keracunan karbon monoksida sering kali sulit untuk dilakukan. Gas karbon monoksida bisa masuk ke dalam mobil meski pintu dan jendela kita tertutup rapat. Apalagi saat kemacetan dengan posisi mobil yang banyak dan berdekatan, akan meningkatkan konsentrasi gas karbon monoksida di udara.

Ketika terhirup, karbon monoksida akan masuk ke dalam aliran darah dan menempel pada hemoglobin, yaitu komponen sel darah merah yang bertugas untuk membawa oksigen dan karbon dioksida. Akibatnya, darah tidak bisa memasok oksigen yang cukup ke organ-organ tubuh atau membuang karbon dioksida dengan baik. Tanpa oksigen yang cukup, sel-sel organ akan mati dan fungsi organ tidak bisa berjalan dengan baik.

Berikut adalah ciri-ciri seseorang yang keracunan gas karbon monoksida dengan kondisi berat. Cirinya adalah hilang keseimbangan, penglihatan kabur, sulit berpikir atau berkonsentrasi, vertigo, sulit mengendalikan gerak tubuh, kejang, hilang kesadaran atau pingsan.

Baca Juga : Tips Menghadapi Kemacetan Parah Seperti di Puncak Jawa Barat

Ketika kita mengalami atau menyadari ada sesorang dengan gejala keracunan karbon monoksida, berikut adalah langkah yang harus dilakukan. Kita perlu segera menjauhi area yang diduga menjadi sumber karbon monoksida dan pergi ke tempat terbuka. Jika ada orang yang pingsan, sulit bernapas, atau bahkan tidak bisa bernapas sama sekali, terapkan teknik kompresi cardiopulmonary resuscitation atau CPR pada orang tersebut, dan mintalah bantuan orang lain untuk segera menghubungi rumah sakit terdekat. Jika terjebak kemacetan total selama berjam-jam, sebaiknya keluar dari mobil untuk menghirup udara segar.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Waspadai Bahaya Saat Terjebak Kemacetan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us