1. News
  2. Kombitainment
  3. Kemewahan Pagelaran Sabang Merauke 2025 'Hikayat Nusantara'

Kemewahan Pagelaran Sabang Merauke 2025 'Hikayat Nusantara'

kemewahan-pagelaran-sabang-merauke-2025-'hikayat-nusantara'
Kemewahan Pagelaran Sabang Merauke 2025 'Hikayat Nusantara'

Jakarta kembali menjadi saksi perhelatan seni terbesar tanah air melalui Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway 2025 bertajuk Hikayat Nusantara. Acara yang digelar di Indonesia Arena ini berhasil memukau ribuan penonton dengan suguhan teatrikal kolosal yang megah, modern, sekaligus penuh nilai budaya.

Dengan panggung dua kali lebih besar dibanding tahun sebelumnya, pertunjukan ini menampilkan tata lampu dramatis, visual spektakuler, serta koreografi baru yang menghadirkan pengalaman layaknya Broadway kelas dunia. Lebih dari 1.500 seniman lintas generasi berkolaborasi dalam pagelaran ini, termasuk 351 penari, 60 musisi orkestra, puluhan penyanyi nasional, hingga tim kreatif dari berbagai bidang.

Kisah Nusantara di Panggung Modern

(Pertunjukkan epic Hikayat Nusantara. Foto: Dok. Pagelaran Sabang Merauke)

Tema Hikayat Nusantara menghidupkan kembali cerita rakyat Indonesia melalui musik, tarian, dan teater. Sebanyak 31 lagu, lebih dari 100 koreografi, dan lebih dari 800 kostum dipentaskan untuk menggambarkan legenda dari berbagai daerah. Kisah Yuyu Kangkang, Malin Kundang, Si Tumang, hingga Calon Arang hadir dengan sentuhan teatrikal yang segar, namun tetap menjaga keaslian cerita.

Penampilan para tokoh pun menjadi daya tarik tersendiri. Indra Bekti dan Risang Janur Wendo berperan sebagai Bagong dan Petruk yang memandu alur cerita dengan humor. Kehadiran Yura Yunita, PADI Reborn, serta sederet penyanyi seperti Christine Tambunan, Gabriel Harvianto, hingga Mirabeth Sonia menambah kekuatan musikal yang menyentuh hati penonton.

Salah satu momen paling spektakuler adalah ketika Yura Yunita menyanyikan lagu “Mahadewi” sambil terbang di atas naga raksasa dengan efek teatrikal memukau, menghadirkan sorakan panjang dari ribuan penonton.

(Baca juga: Janice Tjen, Petenis Wanita Indonesia, Baru Cetak Sejarah)

Perpaduan Seni Tradisi dan Modern

(Kekayaan budaya Nusantara dibalut menjadi satu pertunjukkan. Foto: Dok. Pagelaran Sabang Merauke)

Pagelaran ini tidak hanya menampilkan musik dan tari, tapi juga menghadirkan berbagai atraksi unik. Tari Tuping dari Lampung untuk pertama kalinya ditampilkan, sementara atraksi barongsai kelas dunia Kong Ha Hong menambah energi pada kisah Sriwijaya. Dari timur Nusantara, penonton diajak bernyanyi bersama lewat lagu “Lulo” dari Sulawesi Tenggara hingga “Sajojo” dari Papua yang menjadi penutup meriah.

Lebih dari 19 desainer ternama, termasuk Jember Fashion Carnaval, turut menghadirkan ratusan kostum megah berhias emas asli serta ornamen autentik. Kehadiran orkestra di bawah pimpinan Maestro Avip Priatna bersama Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers menjadikan setiap penampilan terasa hidup dan sinematik.

Kejutan lainnya dalam Pagelaran Sabang Merauke tahun ini datang dari BUNTA iNOUE, seniman kontemporer asal Jepang yang dikenal sebagai Art Maniac. Ia menghadirkan aksi live painting di area instalasi, terinspirasi langsung dari kisah, musik, dan energi panggung pertunjukan.

“Saya telah menyaksikan banyak pertunjukan di seluruh dunia, namun Pagelaran Sabang Merauke benar-benar istimewa, perpaduan Broadway, Kabuki Jepang, dan hiburan India yang dikemas dalam jiwa Nusantara. Merupakan kehormatan besar bagi saya bisa menjadi bagian dari perayaan ini, menghadirkan karya sebagai simbol cinta, impian, dan perdamaian bagi Indonesia dan dunia,” ungkapnya.

(Penulis: Zahrah Pricila) 

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Kemewahan Pagelaran Sabang Merauke 2025 'Hikayat Nusantara'
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us