Melihat kembali bagaimana saat pandemi membuat kegiatan jadi serba terbatas dan internet menjadi satu-satunya tempat berbagi informasi, baik itu musik dan hal lainnya. Pada masa itu pula, banyak orang yang menginisiasi sesuatu walaupun umurnya tidak panjang, tapi ada sedikit pengaruh yang mengakar ke kawan-kawan yang lain untuk menginisiasi sesuatu yang beda dari yang lain.
Dalam kurun waktu 5 tahun belakang, media online tumbuh secara masif. Baik yang sebatas hobi atau mulai serius untuk membahas apa saja, bahkan yang lebih spesifik membahas musik secara budaya, busana, dan pelbagai macam lainnya.
Munculnya media online di Jambi sangatlah masif. Muncul pasca pandemi atau pra pandemi yang masih bertahan untuk memberikan informasi terkait musik, membahas update materi musik terbaru, gigs terdekat, budaya, busana atau apa pun itu yang berkaitan dengan musik yang bisa menjadi pintu untuk menarik orang-orang, setidaknya mengecek ada berita terbaru apa hari ini.
Rizki dari Homesick Public menyampaikan bagaimana ia membuat media bertujuan untuk promo bandnya sendiri, “Awalnya membuat Homesick Public untuk promo band sendiri Rebbeca, yang kemudian berkelanjutan untuk membuat media tersebut menjadi media promo untuk kawan-kawan musisi di Jambi.”
Melihat bagaimana terjadi dampak yang besar membuat media terurs berkelanjutan, tak melulu harus mengejar ke media nasional atau apa pun itu. Yang tujuan awalnya untuk lingkup terdekat dan yang hanya musik oriented, sebuah media berkembang secara alami mencari jalan dan kawanannya sendiri. Bertransformasi menjadi berbagai macam media yang bisa dirangkum singkat tanpa pengotak-ngotakan.
Semua juga mengubah cara kawan-kawan, bagaimana musik dapat dipromosikan, melalui apa dan bagaimana, bagaimana internet mengambil alih yang awalnya melalui zine dan mulut ke mulut. Beberapa media berhasil mengambil pembaca dan peminat dengan jangkauan luas. Tercatat 7 nama di luar itu, saya rangkum di bawah ini.
Tungkal Society
![]()
Media ini lahir dari kabupaten kecil berjarak tempuh 3 jam dari Kota Jambi yang juga bernama sama Kuala Tungkal. Media yang awalnya fokus untuk berbagi berita untuk anak muda di wilayah Kuala Tungkal, kemudian menjadi media yang tidak hanya berbagi berita tentang Jambi, tapi juga dari luar Jambi.
Homesick Public
![]()
Homesick Public muncul karena tujuan awalnya ingin mempromosikan musik dari band mereka sendiri, yang secara natural juga menjadi media untuk promo karya kawan-kawan yang lain.
0741 Society
![]()
Salah satu media yang sepertinya lumayan digandrungi anak muda di Kota Jambi. Khususnya karena membuat beberapa sub-divisi seperti Femmeissue untuk aktivitas yang dilakukan oleh perempuan-perempuan di Jambi.
Penduduk Kosong
![]()
Penduduk Kosong, nama yang kurang ear catchy mungkin, tapi kegiatan mereka mempromosikan musik dan gigs lokal di Jambi dan kegiatan kreatif lainnya.
Ejaculated Zine
![]()
Awalnya mengira Ejaculated Zine bakal menjadi media yang mengarah lebih ke promo musik punk, hardcore, dan metal sebagai garis besar mereka, yang memang kebanyakan masih ke arah sana, pun tidak menutup untuk promo musik yang lain sepertinya.
5.0.5
![]()
5.0.5 media yang mengaku biasa saja, tapi pembahasan yang mereka buat lumayan menarik, mulai dari musik sampai budaya yang tumbuh dan hadir di Jambi yang pernah ada atau sudah ada.
Whoaa!! Music
![]()
Whoaa!! Music bisa dibilang media online gelombang pertama yang memulai untuk membuat wadah untuk promo musik dan gigs di Jambi, yang menjadi awalan media online yang membahas musik maupun promo gigs di Jambi.