Radiator coolant atau air radiator bukan sekadar air biasa yang bersirkulasi di dalam mesin. Cairan ini merupakan campuran kimia khusus yang dirancang untuk menjaga temperatur mesin tetap stabil di berbagai kondisi. Meski terlihat sepele, radiator coolant punya fungsi yang krusial. Jadi jangan anggap remeh cairan yang satu ini.
Bagi yang belum tahu, radiator coolant umumnya terdiri dari campuran air demineralisasi dan ethylene glycol atau propylene glycol, serta zat aditif tambahan seperti pencegah korosi. Komposisi ini memberikan titik didih yang lebih tinggi dan titik beku yang lebih rendah dibandingkan air biasa. Lantas, apa saja fungsi radiator coolant? Yuk simak penjelasan lengkapnya.
Menyerap dan Memindahkan Panas Mesin
Fungsi utama coolant adalah sebagai media penghantar panas. Saat mesin bekerja, terjadi pembakaran yang menghasilkan suhu sangat tinggi. Coolant mengalir melalui water jacket di sekitar silinder mesin, menyerap panas tersebut, dan membawanya ke radiator untuk didinginkan oleh hembusan angin.
Menaikkan Titik Didih Air
Air murni mendidih pada suhu 100°C. Namun, mesin modern sering kali beroperasi pada suhu yang mendekati atau bahkan sedikit melebihi angka tersebut. Kandungan glycol dalam coolant meningkatkan titik didih cairan hingga mencapai 110°C – 115°C, sehingga cairan tidak mudah menguap atau menimbulkan tekanan berlebih (overheat).
Mencegah Korosi dan Karat
Berbeda dengan air tanah atau air keran yang mengandung mineral dan oksigen pemicu karat, radiator coolant dilengkapi dengan zat anti-korosi. Ini sangat penting untuk melindungi komponen logam seperti pompa air radiator (water pump), blok mesin, dan juga kisi-kisi radiator.
Melumasi Komponen Sistem Pendingin
Zat aditif dalam coolant juga berfungsi sebagai pelumas ringan. Hal ini membantu menjaga elastisitas seal karet dan memperlancar kerja poros pompa air agar tidak cepat aus karena gesekan.
Baca Juga : Perbedaan Warna Pada Radiator Coolant
Mencegah Pengendapan Kerak
Air biasa mengandung kalsium dan mineral lain yang bisa mengendap menjadi kerak saat dipanaskan. Kerak ini dapat menyumbat saluran radiator yang sangat sempit. Coolant berkualitas menggunakan air demineralisasi sehingga sistem pendingin tetap bersih dari penyumbatan.