Nakhon Ratchasima (ANTARA) – Pelatih tim para panahan Indonesia Rameez Ali Surya Negara menyatakan persiapan selama setahun atau 12 bulan terakhir, menjadi modal timnya untuk membidik banyak emas dalam ASEAN Para Games 2025 Thailand, pada 20-26 Januari.
Dia menjelaskan, kesiapan atlet sudah dalam level optimal menjelang multievent olahraga ke-XIII se-Asia Tenggara tersebut.
“Untuk sementara ini kami menargetkan torehan dua medali emas, dua perak dan tiga perunggu, namun kami optimistis dengan perolehan medali yang mungkin bisa lebih dari ekspektasi,” ujar Rameez di sela latihan tim, di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu.
Dia menjelaskan, program latihan berkelanjutan selama 12 bulan tanpa jeda disebut menjadi fondasi penting untuk mengejar hasil maksimal.
Para panahan termasuk cabang olahraga andalan dalam proyeksi menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
Baca juga: Klasifikasi kontingen Indonesia dalam APG 2025 sudah sesuai harapan
Dia menambahkan, konsistensi latihan, penguatan fisik, pemantapan teknik, serta simulasi pertandingan menjadi menu utama selama setahun terakhir, guna memastikan atlet siap menghadapi tekanan kompetisi regional.
Skuad para panahan Indonesia, tambah dia, diperkuat 10 atlet yang terbagi dalam dua kategori, yakni enam atlet recurve dan empat atlet compound.
Menurut Rameez, komposisi itu dipilih berdasarkan evaluasi performa sepanjang siklus latihan, serta kebutuhan nomor yang dipertandingkan di Thailand.
Dia juga menyoroti adanya perbedaan format pertandingan pada edisi kali ini.
Penyesuaian strategi dilakukan sejak jauh hari melalui uji coba internal agar atlet tidak kaget saat bertanding, terutama dalam nomor beregu dan campuran yang menuntut koordinasi tinggi.
“Kami melihat memang format pertandingannya baru, tidak seperti turnamen pada umumnya, mungkin ini menyesuaikan juga dari tim Thailand dengan format latihannya, tetapi yang jelas kami tetap siap karena kebetulan format tim kedua negara (Thailand dan Indonesia) tidak jauh berbeda,” ujar dia.
Secara khusus, pelatih tim itu menyebut atlet Teodora Audi mendapat target dua medali perak, pada nomor single women compound dan mixed compound.
Dia berharap hasil di Thailand menjadi tolok ukur keberhasilan program latihan setahun terakhir, sekaligus memperkuat posisi para panahan sebagai lumbung medali Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Kalahkan diri sendiri jadi tantangan Teodora Audi
Baca juga: Tiba di Thailand, tim Indonesia geber latihan jelang ASEAN Para Games
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.