Saat motor harus ditinggal lama seperti momen mudik Lebaran, memasukkan sedikit oli ke dalam lubang busi bisa menjadi penyelamat. Mungkin terdengar tidak lazim bagi pemilik motor baru, namun bagi para mekanik dan penghobi otomotif, ini adalah teknik pertolongan pertama atau tindakan preventif yang cukup penting. Yuk, kita bedah sama-sama mengenai fungsi dan alasan teknis di balik tindakan tersebut.
Pelumasan Setelah “Mati Suri”
Jika motor sudah lama tidak dinyalakan misalnya berbulan-bulan, oli di dalam mesin akan turun sepenuhnya ke bak penampungan. Hal ini menyebabkan dinding silinder menjadi kering dan rentan berkarat. Memasukkan beberapa tetes oli sebelum menyalakan motor membantu melumasi dinding silinder dan ring piston sebelum pompa oli bekerja secara maksimal. Ini mencegah terjadinya “dry start” atau gesekan logam dengan logam tanpa pelumas yang bisa menyebabkan dinding silinder baret seketika saat piston pertama kali bergerak naik-turun.
Meningkatkan Kompresi Mesin yang Lemah
Fungsi paling utama dari memasukkan oli ke lubang busi adalah untuk meningkatkan kompresi secara instan. Di dalam silinder, terdapat piston dan ring piston yang berfungsi menahan tekanan pembakaran. Seiring berjalannya waktu, ring piston bisa aus atau dinding silinder mengalami baret halus. Oli yang dimasukkan akan mengalir dan mengisi celah antara ring piston dan dinding silinder tersebut.
Oli bertindak sebagai “perekat” atau penyumbat sementara yang menciptakan seal lebih rapat. Saat motor sulit dinyalakan karena kompresi bocor atau saat melakukan compression test untuk mendiagnosa apakah kebocoran terjadi di bagian klep atau ring piston.
Baca Juga : Usia Pakai Busi Sepeda Motor
Melonggarkan Ring Piston Macet
Pada motor tua atau motor yang jarang ganti oli, sering terjadi penumpukan kerak karbon di parit ring piston. Hal ini membuat ring piston “mati” atau tidak bisa mengembang untuk menyapu dinding silinder.
Cairan oli (atau terkadang dicampur sedikit minyak tanah/cairan pembersih) yang dimasukkan lewat lubang busi dapat membantu melunakkan kerak tersebut. Dengan sedikit tekanan dari gerakan piston, ring yang tadinya macet perlahan bisa bergerak fleksibel kembali.