1. News
  2. Komunitas
  3. 4 Cara Membedakan Telur Segar dan Telur Lama Tanpa Dipecahkan

4 Cara Membedakan Telur Segar dan Telur Lama Tanpa Dipecahkan

4-cara-membedakan-telur-segar-dan-telur-lama-tanpa-dipecahkan
4 Cara Membedakan Telur Segar dan Telur Lama Tanpa Dipecahkan

4 Cara Membedakan Telur Segar dan Telur Lama Tanpa Dipecahkan

Mengetahui tingkat kesegaran telur sebelum digunakan sangat penting untuk memastikan kualitas rasa dan keamanan konsumsi. Seiring bertambahnya usia, struktur internal telur akan berubah karena penguapan cairan melalui pori-pori cangkang, dan hal ini bisa dideteksi dengan beberapa metode sederhana. Berikut adalah 4 cara membedakan telur segar dan telur lama tanpa harus memecahkannya.

Baca Juga:

4 Cara Membedakan Telur Segar dan Telur Lama Tanpa Dipecahkan

1. Uji Apung dalam Air

Ini adalah metode yang paling akurat dan populer. Masukkan telur ke dalam gelas atau wadah berisi air dingin.

  • Telur segar: Akan tenggelam sepenuhnya dalam posisi mendatar di dasar wadah. Hal ini karena kantung udara di dalamnya masih sangat kecil.

  • Telur lama: Akan berdiri tegak di dasar atau bahkan melayang ke permukaan. Semakin lama usia telur, semakin besar kantung udaranya, sehingga telur menjadi lebih ringan dan cenderung mengapung.

2. Mengocok Telur di Dekat Telinga

Pegang telur di antara jari-jarimu, lalu kocok perlahan di dekat telinga.

  • Telur segar: Tidak akan mengeluarkan suara sama sekali. Putih dan kuning telur masih kental dan terikat kuat, sehingga tidak ada ruang untuk bergeser.

  • Telur lama: Akan terdengar suara ketukan atau gerakan air (sloshing) dari dalam. Ini terjadi karena kantung udara sudah membesar dan putih telur mulai mencair, sehingga isi telur mudah bergoyang saat dikocok.

3. Mengamati Tekstur Cangkang

Meskipun tidak selalu akurat 100%, kondisi fisik luar bisa memberikan petunjuk awal.

  • Telur segar: Biasanya memiliki cangkang yang terlihat sedikit lebih kusam atau memiliki tekstur seperti berkapur halus.

  • Telur lama: Cangkangnya cenderung terlihat lebih mengkilap atau licin. Hal ini disebabkan oleh hilangnya lapisan pelindung alami (cuticle) seiring berjalannya waktu dan penanganan selama penyimpanan.

4. Uji Teropong Cahaya (Candling)

Metode ini sering digunakan oleh peternak profesional, namun bisa kamu lakukan di rumah menggunakan senter ponsel di ruangan gelap. Arahkan cahaya senter ke bagian ujung telur yang lebih besar.

  • Telur segar: Kantung udara di bagian tumpul akan terlihat sangat kecil (biasanya kurang dari 3 mm) dan isi telur terlihat jernih.
  • Telur lama: Kantung udara akan terlihat sangat jelas dan lebar. Selain itu, kuning telur mungkin akan terlihat lebih gelap dan bergerak lebih bebas karena putih telur sudah mengencer.

Menggunakan telur yang segar tidak hanya meningkatkan kualitas masakan, tetapi juga meminimalisir risiko gangguan pencernaan. Selalu pastikan untuk menyimpan telur di lemari es agar kesegarannya bertahan lebih lama.

Most Reading

Gebrakan Revolusi Keuangan 2026, FINference Prasmul Panggil Investor untuk Hancurkan Batas Modal di Tengah Badai Global!

Revolusi modal siap datang membantai! Indonesia Finance Festival (IFF) 2026,…

Read More

10 Fakta tentang Bulu Hidung dan Fungsinya yang Sering Diremehkan

Bulu hidung sering kali dianggap mengganggu estetika dan banyak orang…

Read More

7 Hal yang Sering Salah Dilakukan saat Menyimpan Bumbu Dapur

Menyimpan bumbu dapur dengan cara yang keliru bukan hanya membuat…

Read More

5 Perbedaan Antara Garam Laut, Garam Himlayala, dan Garam Dapur Biasa

Meskipun fungsi utamanya sama-sama untuk memberikan rasa asin pada makanan,…

Read More

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
4 Cara Membedakan Telur Segar dan Telur Lama Tanpa Dipecahkan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us