Sebagai pengabdi micin kelas amatir, memboyong jajanan Indomaret adalah ritual healing termurah yang bisa saya lakukan. Setidaknya seminggu sekali, saya pasti mampir demi berburu stok jajanan yang ragamnya nggak bisa dihitung dengan jari. Bonusnya, harganya anti bikin dompet jelata saya menjerit.
Saking berlimpahnya pilihan jajanan Indomaret dengan harga ekonomis, saya sering jadi terlalu berani menjajal beragam produk makanan hanya demi memuaskan rasa penasaran. Sialnya, keberanian itu justru sukses bikin saya kapok lahir batin.
Bukan cuma soal uang melayang. Lebih dari itu, lidah saya juga punya batas toleransi yang layak untuk dihormati.
#1 Menenggak Groovy Soft Drink Root Brew serasa minum koyo cair
Sebagai penyuka soda, saya hobi beli minuman rekreasional buat sekadar cari sensasi segar. Tapi, keisengan saya memilih Groovy sukses bikin saya tobat seketika. Begitu segel kalengnya saya buka, aroma yang menguar langsung membawa ingatan saya pada vibes jompo.
Nyatanya, dugaan saya nggak meleset. Saat mencicipi jajanan Indomaret satu ini, rasanya malah mirip minyak kayu putih. Ketimbang jadi minuman manis yang menyegarkan, produk ini lebih pantas menyandang status balsem cair berkarbonasi.
#2 Krim Imperial Biskuit Blueberry, jajanan Indomaret yang kudunya lembut malah kamuflase jadi pasir pantai
Normalnya, biskuit isi krim itu harusnya lembut dan gampang meleleh di mulut. Tapi, Imperial Biskuit Blueberry ini adalah anomali jajanan Indomaret. Pertama, kepingan biskuitnya bertipe keras, bukan yang langsung lumer ketika memasuki rongga mulut. Mengecewakan.
Kedua, krimnya punya tekstur kasar yang berkesan berisik saat beradu dengan gigi. Saat mencoba mengulum krimnya, permukaannya mirip butiran pasir pantai yang mendapat ekstrak buah. Agak sayang sih karena kalau soal rasa, sebenarnya jajanan Indomaret ini nggak ada masalah. Hanya teksturnya saja yang sedikit berulah.
#3 Dibilang pengganti merek biskuit asal Belgia, performa Lavita Roma Biskuit Cinnamon Milk biasa saja
Ekspektasi saya sudah kadung selangit karena warganet bilang ini adalah alternatif Biscoff Lotus dengan harga rakyat jelata. Wangi kayu manisnya memang berusaha keras tampil fancy dan mahal.
Celakanya, begitu masuk mulut, performa jajanan Indomaret ini terbanting jauh dari aromanya. Dominasi rempahnya terlalu kuat. Tapi, kelebihan itu justru membuat Lavita Roma Biscuit Cinnamon Milk kehilangan sentuhan karamel yang seharusnya jadi jiwa dari biskuit model begini.
#4 Japota Potato Chips Honey Butter, jajanan Indomaret yang sedang mencari jati diri
Bagi banyak orang, jajanan Indomaret ini menjadi pujaan. Sayangnya, varian satu ini bikin lidah saya mengalami krisis identitas.
Antara gurih, asin, atau manis, semuanya seakan berebut panggung namun tak ada yang menang. Rasanya utara-selatan. Disebut sayang, tapi tampak pemalu. Menurutku itu mentega, tapi rasanya juga enak. Mungkin sebaiknya tetap berpegang pada resep keripik kentang yang sudah Anda kuasai agar tidak kecewa.
#5 Akal sehat susah menerima level manis jajanan Indomaret bernama Maira Crispy Macaroon
Saya tahu macaroon memang aslinya manis. Tapi, Maira ini levelnya sudah sampai tahap ekstrem.
Bahkan, kopi paling pahit saja nggak bakal sanggup mengimbanginya. Manis jajanan Indomaret satu ini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan diktator mutlak yang menjajah setiap sudut mulut.
Ibarat kata, Maira Crispy Macaroon ini tipe perempuan cantik secara visual, tapi punya kepribadian nggak menarik. Menikmati satu butir macaroon kemasan warna-warni ini saja sudah lebih dari cukup. Pasalnya, saya malah keburu was-was dengan lonjakan kadar gula dalam darah.
#6 Niat makan praktis pakai So Nice Sosis Ayam, berujung mengunyah sosis anyep
Sosis ini adalah definisi dari sebuah kekecewaan dari orang yang maunya cara-cara instan. Niat hati ingin ganjal perut saat buru-buru. Eh, saya malah mendapatkan tekstur daging yang terlalu lembek dan anyep.
Saat mengonsumsi jajanan Indomaret satu ini, saya merasa sedang mengunyah hanya pasta rasa daging yang dipadatkan secara paksa dalam kemasan plastik. Namun apa boleh dikatakan, harga sudah memberikan tumpahan yang sangat jelas sejak awal.
#7 Wonhae Snack Banana Milk Bites, jajanan Indomaret yang nggak sebanding dengan ketangguhan produk susu pisangnya
Karena sudah telanjur cinta mati sama susu pisangnya yang hits, saya punya ekspektasi tinggi buat jajanan Indomaret satu ini. Nahas, Banana Milk Bites ini kualitasnya berbanding terbalik dengan versi cairnya.
Selain rasa pisangnya yang nggak kentara, butiran jajanannya hobi menempel lama di langit-langit mulut dan susah hilang. Sungguh sebuah kekecewaan yang amat sangat, mengingat betapa tangguhnya reputasi susu pisang mereka.
Daftar di atas adalah pengingat bahwa modal viral atau keindahan visual bukan jaminan kebahagiaan lidah. Salah pilih jajanan Indomaret itu bukan cuma soal rugi uang, tapi kadang bisa bikin penghobi jajan jadi jera berpetualang.
Penulis: Paula Gianita Primasari
Redaktur: Yamadipati Seno
BACA JUGA 7 Camilan Indomaret yang Bikin Kapok, Mending Beli yang Lain
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.
Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2026 oleh