1. News
  2. Opinion
  3. Lolos Uji Kesehatan, Ratusan Ternak Unggul Asal Australia Jalani Karantina Ketat

Lolos Uji Kesehatan, Ratusan Ternak Unggul Asal Australia Jalani Karantina Ketat

lolos-uji-kesehatan,-ratusan-ternak-unggul-asal-australia-jalani-karantina-ketat
Lolos Uji Kesehatan, Ratusan Ternak Unggul Asal Australia Jalani Karantina Ketat
Lolos Uji Kesehatan, Ratusan Ternak Unggul Asal Australia Jalani Karantina Ketat
Ternak impor asal Australia jalani karantina di Surabaya.(MI/Hery Susetyo)

RATUSAN ekor ternak unggulan asal Australia yang tiba di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (30/3) dipastikan aman dari risiko penyakit. Hewan-hewan tersebut kini menjalani karantina di Tandes, Surabaya, sebelum nantinya didistribusikan ke wilayah tujuan.

Otoritas kesehatan hewan menegaskan bahwa seluruh hewan yang didatangkan oleh PT Tombak Mas Nusantara tersebut berada dalam kondisi sehat setelah melewati rangkaian pemeriksaan dan prosedur karantina yang ketat.

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya, Analis Wisnu Wardhana memberikan jaminan, seluruh komoditas ternak yang mendarat telah memenuhi standar kesehatan internasional. Penekanan ini diberikan guna memastikan tidak ada ancaman penyakit hewan menular yang masuk ke wilayah Indonesia.

“Hewan yang didatangkan dari Australia dalam keadaan sehat semua. Seluruhnya sudah melalui pemeriksaan ketat dan wajib menjalani proses karantina sesuai regulasi,” tegas drh Analis, Minggu (5/4).

Sebagai langkah krusial dalam menjaga keamanan hayati nasional, seluruh ternak tidak langsung didistribusikan, melainkan wajib menjalani masa isolasi mandiri. Karantina dilakukan selama 14 hari di instalasi resmi di wilayah Tandes, Surabaya.

Selama masa karantina, hewan dipantau secara intensif untuk memastikan adaptasi dan kondisi klinisnya tetap stabil sebelum dilepas ke peternak lokal.

“Kami langsung mengirimkan ternak ke instalasi karantina di Tandes untuk menjalani proses sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Direktur PT Tombak Mas Nusantara, Aji Bagus Setiyawan.

Impor ratusan hewan pada 30 Maret lalu itu membawa varietas genetik terbaik yang diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan sektor pariwisata. Rincian ternak terdiri 145 ekor domba, mencakup ras unggulan Texel, Suffolk, dan Dorper untuk meningkatkan produktivitas peternak lokal.

Selain itu, ada 35 ekor unta (Camelus dromedarius) yang dialokasikan khusus untuk pengembangan industri ekowisata di berbagai wilayah Indonesia. Selanjutnya sapi perah bibit unggul untuk penguatan sektor pangan nasional.

Melalui jaminan kondisi kesehatan yang prima dan prosedur karantina yang disiplin, PT Tombak Mas Nusantara optimistis kehadiran ternak ini akan menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas bibit nasional. Selain itu membuka peluang ekonomi baru di sektor ekowisata berbasis peternakan. (E-2)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Lolos Uji Kesehatan, Ratusan Ternak Unggul Asal Australia Jalani Karantina Ketat
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us