1. News
  2. Opinion
  3. Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global

Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global

wamenperin:-industri-keramik-nasional-perlu-perkuat-daya-saing-global
Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global
Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global
Wamenperin Faisol Riza saatmembuka Keramika Indonesia Expo ke-11 yang digelar bersamaan dengan Megabuild dan Megaproperty 2026 di Nusantara International Convention Exhibition atau NICE, PIK 2, Jakarta Utara, Kamis (4/6).(Dok. MI)

WAKIL Menteri Perindustrian, Faisol Rizamenyebut industri keramik nasional perlu terus memperkuat daya saing global melalui peningkatan kualitas, penerapan standar, dan transformasi menuju industri hijau.

Menurut Faisol, penyelenggaraan pameran tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri nasional, khususnya sektor keramik, bahan bangunan, dan properti yang memiliki keterkaitan erat dalam rantai pasok konstruksi.

“Penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11, Megabuild, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum krusial bagi kebangkitan industri nasional menuju posisi empat besar produsen global,” kata Faisol dalam sambutannya saatmembuka Keramika Indonesia Expo ke-11 yang digelar bersamaan dengan Megabuild dan Megaproperty 2026 di Nusantara International Convention Exhibition atau NICE, PIK 2, Jakarta Utara, Kamis (4/6).

Ia mengatakan, industri keramik nasional saat ini didukung kapasitas terpasang sebesar 650 juta meter persegi. Dukungan kebijakan Standar Nasional Indonesia atau SNI dan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN juga dinilai penting untuk memperkuat daya saing produk lokal.

“Didukung kapasitas terpasang 650 juta meter persegi serta penguatan kebijakan SNI dan TKDN, kami optimistis sektor ini siap bertransformasi menjadi industri hijau yang berdaya saing tinggi di pasar internasional,” ujar Faisol.

Faisol menambahkan, kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pelaku industri untuk mempercepat adopsi teknologi modern. Menurut dia, inovasi di sektor bahan bangunan, keramik, dan properti dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia atau ASAKI, Edy Suyanto, mengatakan Keramika 2026 menjadi ruang penting untuk memperlihatkan kemampuan industri keramik nasional.

“Keramika 2026 adalah etalase kebanggaan industri keramik nasional. Kami ingin membuktikan bahwa kualitas, desain, dan teknologi pabrikan lokal siap bersaing di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan proyek-proyek premium di Indonesia,” kata Edy.

Sementara itu, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya mengatakan penyelenggaraan tiga pameran secara bersamaan dirancang untuk mempertemukan kebutuhan pelaku industri dalam satu ekosistem.

Menurut Royanto, arsitek, kontraktor, desainer interior, pengembang properti, investor, dan konsumen kini membutuhkan akses yang lebih efisien terhadap inovasi material, teknologi bangunan, produk keramik, serta peluang investasi properti.

“Kami merancang edisi 2026 ini bukan sekadar pameran, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi. Dengan menyatukan Megabuild, Keramika, dan Megaproperty, kami memberikan panggung bagi inovasi material, teknologi arsitektur, dan investasi properti terbaik agar seluruh stakeholder dapat berakselerasi dalam satu platform,” ujar Royanto.

Penyelenggaraan ini melibatkan kolaborasi dengan ASAKI, Himpunan Desainer Interior Indonesia atau HDII, Ikatan Arsitek Indonesia atau IAI, Indonesia Design, serta mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, dan Balai Besar Keramik.

Dalam pameran tersebut, sejumlah merek dari Indonesia dan kawasan ASEAN turut ambil bagian, di antaranya Arwana, Quadra, Milan, Roman, Indogress, dan Concord. Produk yang ditampilkan meliputi bahan bangunan, teknologi rumah pintar, produk keramik, sanitary ware, teknologi manufaktur, hingga proyek properti residensial dan komersial.

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026 berlangsung pada 4-7 Juni 2026 di Hall 5, 6, dan 7 NICE, PIK 2, Jakarta Utara. Pameran ini terbuka untuk umum tanpa biaya masuk mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB. (Z-10)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us