1. News
  2. Opinion
  3. Tamat 12 Episode, Drakor Perfect Crown Dikritik atas Kontroversi Distorsi Sejarah

Tamat 12 Episode, Drakor Perfect Crown Dikritik atas Kontroversi Distorsi Sejarah

tamat-12-episode,-drakor-perfect-crown-dikritik-atas-kontroversi-distorsi-sejarah
Tamat 12 Episode, Drakor Perfect Crown Dikritik atas Kontroversi Distorsi Sejarah
Tamat 12 Episode, Drakor Perfect Crown Dikritik atas Kontroversi Distorsi Sejarah
Mahkota Sempurna (Dok. IMDB)

DRAMA Korea (Drakor) bergenre sageuk atau sejarah, Mahkota Sempurnaresmi mengakhiri penayangannya di episode ke-12. Namun, alih-alih mendapatkan pujian di akhir cerita, serial ini justru menuai gelombang kritik tajam dari penonton dan pakar sejarah di Korea Selatan maupun internasional. Kontroversi utama berpusat pada dugaan distorsi sejarah yang dianggap terlalu jauh dari fakta otentik.

Sinopsis Singkat Perfect Crown

Mahkota Sempurna menceritakan kisah perebutan takhta di era fiktif yang mengambil latar belakang estetika Dinasti Joseon. Fokus ceritanya mengikuti perjalanan seorang pangeran yang terbuang dan upayanya untuk merebut kembali mahkota demi membalas dendam keluarganya. Dengan total 12 episode, drama ini awalnya dipuji karena kualitas sinematografi dan akting para pemeran utamanya yang memukau.

Hingga saat ini, pihak rumah produksi belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan revisi pada versi video sesuai permintaan (VOD). Data mengenai detail keberatan sejarah sedang divalidasi lebih lanjut oleh para ahli literasi sejarah Korea.

Poin Kontroversi Distorsi Sejarah

Kritikan mulai memuncak pada episode-episode terakhir. Beberapa poin yang menjadi sorotan netizen dan sejarawan antara lain:

  • Penggambaran Tokoh Nyata: Meskipun diklaim sebagai fiksi, penggunaan nama-nama yang menyerupai tokoh sejarah asli dianggap merusak reputasi figur sejarah tersebut dengan karakterisasi yang negatif.
  • Penggunaan Properti: Ditemukannya elemen budaya asing yang disisipkan dalam latar Dinasti Joseon, yang memicu perdebatan mengenai kedaulatan budaya.
  • Narasi Politik: Alur cerita yang dianggap memutarbalikkan fakta mengenai hubungan diplomatik Korea dengan negara tetangga pada masa lampau.

Reaksi Penonton dan Dampak

Di berbagai platform media sosial, tagar terkait Mahkota Sempurna sempat menjadi perbincangan hangat. Sebagian penonton merasa kecewa karena drama yang memiliki potensi besar ini harus berakhir dengan catatan buruk terkait akurasi sejarah. Di sisi lain, sebagian penggemar membela bahwa karya tersebut hanyalah fiksi kreatif yang tidak perlu dianggap sebagai rujukan sejarah formal.

Kasus ini menambah daftar panjang drama Korea bertema sejarah yang harus berhadapan dengan sensitivitas publik terkait pelestarian nilai-nilai historis. Hingga berita ini diturunkan, rating episode terakhir dilaporkan mengalami penurunan tipis akibat sentimen negatif yang berkembang di komunitas daring. (Z-4)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Tamat 12 Episode, Drakor Perfect Crown Dikritik atas Kontroversi Distorsi Sejarah
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us