
Jalan Seri UNIPIN Menuju FFNS 2026 Musim Gugur memasuki babak Grand Final dengan menghadirkan kesempatan bagi atlet komunitas untuk menembus level profesional melalui jalur kompetisi resmi Api Gratis.
Ajang yang digelar UniPin tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan atlet Esports Indonesia. Tim terbaik pada kompetisi ini akan mendapatkan satu Golden Ticket untuk tampil di babak Play-Ins Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall. CEO UniPin Ashadi Ang mengatakan kompetisi komunitas memiliki peran penting dalam melahirkan talenta-talenta baru apabila didukung ekosistem yang tepat.
“Kami ingin menghadirkan ruang kompetitif yang dapat mempertemukan berbagai industri untuk memperkuat ekosistem Gaming dan Esports sekaligus membuka peluang bagi pemain komunitas untuk berkembang menuju level profesional,” ujar Ashadi.
Kompetisi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya PB ESI, Kementerian Komunikasi dan Digital, Garena, Nobu Bank, HERO by Tri, Alfamart, Blue Bird, dan La Vida. PB ESI menilai kehadiran UniPin Series Road to FFNS 2026 Fall dapat memperkuat jalur pembinaan atlet Esports nasional sekaligus mendukung regenerasi pemain.
“Jalur kompetisi resmi ini secara langsung membuka peluang yang sama bagi seluruh Atlet bertalenta di Indonesia, khususnya dari tingkat komunitas, untuk berkembang ke arah profesional,” kata Wakil Ketua Harian II PB ESI Benone Jesaja Louhenapessy.
Antusiasme peserta terlihat sejak babak kualifikasi. Sebanyak 254 tim mengikuti On line Kualifikasi dan 50 tim berpartisipasi dalam Luring Kualifikasi.
Sebanyak 12 tim berhasil melaju ke Grand Final, yakni CARSTENSZ ESPORTS, DEPOK PRIDE, NEWLIFE SYNERGY, AVANGARD LIKU, GELKASA ESPORTS, ARCANE DOMINION, MBR OMEGA, KAGENDRA, FLYHIGH, RRQ ACADEMY, SRIWIJAYA ESPORTS, dan FEDORA.
Selain kompetisi Free Fire, rangkaian acara juga menghadirkan turnamen Trading Card Game, Beyblade, Tekken 8, serta Coswalk Competition yang diikuti ratusan peserta. Melalui ajang ini, UniPin berharap kompetisi komunitas dapat menjadi sarana lahirnya generasi baru atlet Esports Indonesia yang mampu bersaing di level profesional. (E-4)