1. News
  2. Bulutangkis
  3. Turnamen khusus ganda perluas wadah pembinaan pemain muda

Turnamen khusus ganda perluas wadah pembinaan pemain muda

turnamen-khusus-ganda-perluas-wadah-pembinaan-pemain-muda
Turnamen khusus ganda perluas wadah pembinaan pemain muda

Jakarta (ANTARA) – Yonex-Sunrise Doubles Special Championships Presented by Candra Wijaya memperluas wadah pembinaan pemain muda setelah berkembang dari turnamen ganda putra menjadi kejuaraan khusus yang juga mempertandingkan ganda putri dan ganda campuran.

Legenda bulu tangkis Indonesia Candra Wijaya mengatakan perluasan nomor pertandingan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan prestasi Indonesia di sektor ganda.

“Turnamen Yonex-Sunrise Doubles Special Championships tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaring dan membina talenta-talenta muda yang diharapkan mampu mengembalikan dominasi Indonesia di panggung dunia,” kata Candra dalam keterangan resminya, Jumat.

Kejuaraan itu pertama kali digelar pada 2009 dengan nama Yonex-Sunrise Men’s Doubles Championships karena hanya mempertandingkan nomor ganda putra.

Sejak 2015, turnamen tersebut berganti nama menjadi Yonex-Sunrise Doubles Special Championships setelah nomor ganda putri dan ganda campuran turut dipertandingkan.

Baca juga: Ganda campuran Indonesia gagal pertahankan emas

Pada edisi 2026, turnamen itu mempertandingkan ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok umur U-15, U-17, dan U-19, serta kategori ganda putra dan ganda campuran dewasa.

Candra menyebut pembinaan sektor ganda harus terus diperkuat karena nomor tersebut selama ini menjadi salah satu penyumbang utama prestasi bulu tangkis Indonesia di berbagai ajang internasional.

Ia mengingatkan, dari delapan medali emas Olimpiade yang diraih Indonesia sepanjang sejarah, lima di antaranya berasal dari sektor ganda.

Mantan pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sigit Budiarto mengatakan konsistensi penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi penting karena pemain muda membutuhkan ruang bertanding yang berkelanjutan.

“Turnamen yang digagas Candra ini sangat tepat menjadi wadah pembinaan, khususnya untuk nomor ganda sejak usia dini. Komitmen dan konsistensi penyelenggara Candra patut didukung,” ujar Sigit.

Baca juga: Candra Wijaya jaga tradisi juara lewat turnamen khusus ganda

Sigit, yang bersama Candra meraih gelar juara dunia 1997 di Glasgow, Skotlandia, mengatakan mencetak pemain berkualitas membutuhkan proses panjang dan tidak bisa dilakukan secara instan.

Karena itu, ia berharap makin banyak turnamen serupa digelar agar pemain muda memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang.

“Semoga ke depannya semakin banyak turnamen seperti ini dimana pun, yang penting untuk kemajuan bulutangkis Indonesia,” kata Sigit.

Yonex-Sunrise Doubles Special Championships sempat tidak digelar pada 2016 karena kendala arena pertandingan, kemudian kembali berlangsung hingga 2019.

Turnamen tersebut juga sempat terhenti pada 2020 hingga 2022 akibat pandemi COVID-19 sebelum kembali digelar sejak 2023.

Pada edisi ke-14 tahun yang bergulir di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, 10-13 Juni itu, para peserta memperebutkan trofi dengan desain eksklusif dan total hadiah sebesar Rp250 juta.

Baca juga: Herry IP lihat bibit baru muncul di turnamen spesialis ganda

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Turnamen khusus ganda perluas wadah pembinaan pemain muda
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us