
ANGIN kencang di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, merusak 7 unit rumah dan berdampak pada 29 jiwa pada Sabtu (13/6) malam.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPBAbdul Muhari, Senin (15/6) melaporkan, fenomena angin kencang yang disertai hujan menerjang Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulsel, pada pukul 21.05 WITA, Sabtu (13/6).
Berdasarkan kaji cepat sementara, bencana ini melanda enam desa di lima kecamatan, di Desa Padangloang (Kecamatan Dua Pitue), Desa Lancingrang dan Sumpang Mango (Kecamatan Pitu Riawa), Desa Mojong (Kecamatan Watang Sidenreng), Desa Carawali (Kecamatan Watang Pulu), serta Desa Kanyuara (Kecamatan Maritengngae).
Dampak material tercatat satu unit rumah rusak sedang dan enam unit rumah rusak ringan. BPBD setempat langsung membersihkan puing serta pohon tumbang dan berkoordinasi lintas instansi untuk percepatan penanganan darurat.
Menyikapi bencana yang terjadi, tidak hanya di Sidrap, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan.
Abdul Muhari menekankan, jika hujan lebat berdurasi lama terjadi, warga harus segera melakukan evakuasi mandiri dan mengenali jalur aman.
“Langkah-langkah sederhana seperti memangkas ranting pohon yang rapuh, gotong royong membersihkan saluran air, dan bagi warga bantaran sungai rutin memantau debit air serta memperbarui info cuaca dari lembaga resmi sangat penting dilakukan,” pungkasnya.(H-2)