1. News
  2. Berita
  3. Seabad Dinyatakan ‘Lenyap’, Burung Endemik Berdahi Biru Ini Akhirnya Muncul Lagi

Seabad Dinyatakan ‘Lenyap’, Burung Endemik Berdahi Biru Ini Akhirnya Muncul Lagi

seabad-dinyatakan-‘lenyap’,-burung-endemik-berdahi-biru-ini-akhirnya-muncul-lagi
Seabad Dinyatakan ‘Lenyap’, Burung Endemik Berdahi Biru Ini Akhirnya Muncul Lagi

Burung Lorikeet Berdahi Biru


Sebuah ekspedisi gabungan berhasil mencatat salah satu penemuan satwa paling langka di Indonesia. Setelah hampir satu abad hanya memiliki sedikit catatan keberadaan, burung lorikeet berdahi biru (Charmosyna toxopei) kembali terlihat dan berhasil dipotret di habitat alaminya di Pulau Buru, Maluku. Penemuan ini menjadi kabar penting bagi dunia konservasi karena spesies tersebut merupakan burung endemik Indonesia yang sangat sulit ditemukan.

Keberhasilan itu diraih oleh tim gabungan dari American Bird Conservancy (ABC), Birdtour Asia, dan Yayasan Planet Indonesia. Mereka melakukan ekspedisi selama 14 hari menuju dataran tinggi terpencil Gunung Kapalatmada pada April 2026. Kawasan tersebut dikenal memiliki medan yang berat dan sangat minim aktivitas manusia, sehingga menjadi salah satu lokasi yang masih menyimpan keanekaragaman hayati yang belum banyak dipelajari.

Lorikeet berdahi biru pertama kali dideskripsikan pada 1920-an berdasarkan spesimen yang dikumpulkan di Pulau Buru. Burung ini memiliki tubuh berwarna hijau limau, paruh oranye, serta dahi berwarna biru yang menjadi ciri khasnya. Selama puluhan tahun, spesies ini nyaris tidak pernah tercatat kembali sehingga keberadaannya menjadi salah satu misteri dalam dunia ornitologi.

Momen yang Ditunggu Selama Bertahun-tahun

Catatan modern mengenai burung ini sangat terbatas. Dalam seratus tahun terakhir, lorikeet berdahi biru hanya pernah terdokumentasi sekali, yaitu pada 2014 melalui foto yang diambil pengamat burung Craig Robson dalam tur Birdquest. Karena itu, keberhasilan ekspedisi terbaru menjadi dokumentasi kedua dalam kurun waktu sekitar satu abad.

Perjalanan menuju habitat burung tersebut tidak mudah. Setelah berhari-hari mendaki pegunungan, anggota tim akhirnya melihat dua burung hijau melintas di atas pepohonan. Salah satunya ternyata adalah lorikeet berdahi biru. Sayangnya, kesempatan pertama itu belum menghasilkan dokumentasi karena burung terbang terlalu cepat.

Beberapa hari kemudian, peluang kedua datang ketika seekor lorikeet berdahi biru kembali muncul pada pagi hari. Kali ini tim berhasil mengabadikannya melalui foto, sekaligus mengonfirmasi bahwa spesies langka tersebut masih bertahan di alam liar.

“Saat kami melihat Lorikeet Berdahi Biru, saya tak kuasa menahan air mata,” ujar Sumaraja, pemandu sekaligus pemimpin tur Birdtour Asia, dikutip dari BirdLife.

Rasa haru juga dirasakan oleh John C. Mittermeier, Direktur Search for Lost Birds di American Bird Conservancy. “Saya sangat gembira ketika menyadari itu adalah burung nuri berdahi biru,” katanya setelah menyaksikan langsung kemunculan spesies yang selama bertahun-tahun menjadi target pencarian para peneliti.

Habitat yang Sangat Terbatas

Penemuan ini sekaligus memberikan informasi baru mengenai habitat lorikeet berdahi biru. Burung tersebut ditemukan di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau, menunjukkan bahwa populasinya kemungkinan bertahan di wilayah-wilayah yang relatif masih utuh dari gangguan manusia.

Meski demikian, keberadaan habitat yang terpencil bukan berarti spesies ini sepenuhnya aman. Menurut Koordinator Wilayah Maluku Burung Indonesia, Benny A. Siregar, lokasi hidup yang sangat terbatas justru membuat burung ini semakin rentan terhadap perubahan lingkungan.

“Burung ini mendiami daerah-daerah yang terus-menerus tertekan oleh deforestasi, dengan populasi yang diperkirakan sangat kecil dan rentan,” ujarnya.

Deforestasi di Pulau Buru dinilai menjadi salah satu ancaman utama bagi kelangsungan hidup spesies ini. Hilangnya tutupan hutan dapat mempersempit ruang hidup dan mengurangi sumber pakan bagi burung endemik tersebut. Karena populasinya diperkirakan sangat kecil, setiap perubahan pada habitatnya dapat memberikan dampak yang signifikan.

Temuan Penting untuk Konservasi Indonesia

Keberhasilan menemukan kembali lorikeet berdahi biru memberikan harapan baru bagi upaya konservasi satwa endemik Indonesia. Dokumentasi terbaru tidak hanya membuktikan bahwa spesies ini masih bertahan, tetapi juga menjadi dasar penting bagi penelitian lanjutan mengenai jumlah populasi, sebaran, hingga strategi perlindungan habitatnya.

Tim ekspedisi berharap temuan ini dapat meningkatkan perhatian terhadap pentingnya menjaga hutan-hutan yang masih tersisa di Pulau Buru. Kawasan pegunungan yang selama ini sulit diakses ternyata menyimpan kekayaan hayati yang sangat bernilai dan belum sepenuhnya terungkap.

Harapan itu disampaikan langsung oleh Sumaraja. “Saya sangat berharap lebih banyak orang akan peduli dan berpartisipasi dalam melestarikan hutan yang tersisa di Pulau Buru,” katanya.

Bagi dunia konservasi, kemunculan kembali lorikeet berdahi biru bukan sekadar penemuan spesies langka. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa hutan Indonesia masih menyimpan banyak satwa unik yang keberlangsungannya bergantung pada keberhasilan menjaga habitat alami mereka.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Seabad Dinyatakan ‘Lenyap’, Burung Endemik Berdahi Biru Ini Akhirnya Muncul Lagi
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us