1. News
  2. Bulutangkis
  3. Ubed bidik delapan besar Japan Open 2026

Ubed bidik delapan besar Japan Open 2026

ubed-bidik-delapan-besar-japan-open-2026
Ubed bidik delapan besar Japan Open 2026

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah membidik perempat final Japan Open 2026 setelah mendapat kesempatan tampil dari daftar cadangan turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.

“Ya, targetnya ingin masuk delapan besar,” kata Ubed ketika ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

Namun sebelum itu, Ubed menyadari perjalanannya tidak mudah. Pada babak pertama, ia akan berhadapan wakil Denmark Rasmus Gemke.

“Harus fokus pada laga pertama dulu, tak mudah juga. Setelah itu, kalau menang berpotensi bertemu Antonsen (Anders Antonsen) atau Toma yang Popov (Toma Junior Popov),” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Ubed mengaku tidak terlalu berharap bisa menembus babak utama Japan Open karena berada di posisi cadangan kedua. Namun, peluang terbuka setelah sejumlah pemain mundur dari turnamen yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 14-19 Juli tersebut.

“Iya sebenarnya, karena kan sebelumnya reserve dua kan. Saya lihat kemarin, minggu kemarin tuh Prannoy (H. S. Prannoy) withdraw, terus ada lagi Viktor (Axelsen) kemarin withdraw. Ya mungkin sudah rezeki Japan Open,” ujar Ubed.

Baca juga: Indonesia turunkan 12 wakil di Japan Open 2026

Japan Open akan menjadi kesempatan penting bagi Ubed untuk kembali mengukur kemampuan di level elite. Ia mengatakan persaingan di level senior menuntut kekuatan mental yang lebih matang, terutama dalam menjaga fokus saat menghadapi pemain yang lebih berpengalaman.

“Ya, kalau menurut saya pastinya termotivasi ya. Karena saya bisa dibilang pemain muda, ambisinya kan tinggi banget, semangatnya ada banget. Ya pastinya saya terus belajar di situ sama yang pemain-pemain senior kan banyak juga,” kata Ubed.

Ubed mengatakan salah satu hal yang masih harus ia benahi adalah kemampuan mengendalikan emosi di lapangan. Menurut dia, beberapa kesempatan untuk meraih kemenangan kerap terlepas karena fokus menurun setelah berada dalam posisi unggul.

Pebulu tangkis kelahiran Sampang itu juga menyebut pelatih menaruh perhatian pada aspek pikiran dan kondisi fisik. Ia menilai menghadapi pemain senior bukan hanya soal teknik, tetapi juga kemampuan membaca permainan dan tidak mudah masuk dalam pola lawan.

“Ya paling di situ sih, kalau lawan senior tuh di pikirannya sih yang harus lebih kuat lagi,” kata Ubed.

Selain Ubed, Indonesia juga memiliki Jonatan Christie dan Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Pada nomor tunggal putri, Indonesia hanya menempatkan Putri Kusuma Wardani.

Sektor ganda putra menjadi salah satu kekuatan Indonesia dengan kehadiran tiga pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Di ganda putri, Indonesia menurunkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Sementara itu, sektor ganda campuran diperkuat Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Baca juga: Ginting dan Ubed absen di Macau Open 2026 demi pemulihan

Baca juga: Ubed penuhi target semifinal Australian Open usai kalahkan Justin Hoh

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Ubed bidik delapan besar Japan Open 2026
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us