Jakarta (ANTARA) – Team Vitality semakin menunjukkan kekuatan mental dan kerja sama tim menjelang laga final Mobile Legends: Bang Bang Women’s Invitational (MWI) yang berlangsung pada Esports World Cup (EWC) 2026 di Paris, Prancis, Sabtu.
Kapten tim Team Vitality Vivi “Vivian” Indrawaty menyebut komunikasi serta rasa saling percaya antaranggota menjadi kunci peningkatan performa mereka sepanjang turnamen.
“Semakin ke sini kami semakin berusaha komunikasi yang baik sama teman-teman. Itu sudah beda banget sama waktu sebelum kami terbang,” kata Vivian dalam wawancara virtual kepada ANTARA, Sabtu.
Team Vitality memastikan diri melaju ke grand final setelah menundukkan wakil Eropa Timur dan Asia Tengah (EECA), Geltek Cyber Team, dengan skor 3-1 pada semifinal yang berlangsung di Paris, Prancis, Jumat (17/7).
Menurut Vivian, perkembangan terbesar yang dirasakan tim sejak awal turnamen adalah meningkatnya kualitas komunikasi dan kekompakan para pemain.
Ia menilai hubungan antarpemain kini semakin erat karena setiap anggota tim lebih memahami peran masing-masing dan memberikan kepercayaan penuh saat pertandingan berlangsung.
“Semakin peduli, semakin percaya teman, semakin membebaskan, ‘enjoy guys’ begitu,” ujar Vivian.
Performa Team Vitality juga mendapat perhatian karena mampu tampil tenang dalam situasi pertandingan yang penuh tekanan. Vivian mengatakan menjaga ketenangan menjadi salah satu hal yang terus mereka latih selama kompetisi.
Baca juga: Team Vitality ke Grand Final MWI EWC, selangkah lagi pertahankan gelar
Baca juga: Team Vitality ke semifinal MWI EWC 2026 usai tekuk Falcons ID
Untuk mempertahankan fokus, Vivian memilih tidak larut dalam hasil pertandingan yang sudah berlalu dan mengarahkan pikirannya pada momen berikutnya.
“Aku pribadi biasanya lebih ke aku lupain yang tadi sudah terjadi. Terus fokus kosongin lagi pikiran buat fokus ke depannya,” kata Vivian.
Ia menjelaskan setiap keputusan dalam permainan harus tetap didasarkan pada pertimbangan yang matang, terutama ketika menghadapi kondisi sulit.
“Setiap pergerakan yang aku lakukan itu harus berdasarkan alasan. Biasanya fokus kayak gitu dan aku melupakan siapa aku biar aku enggak ke-pressure juga,” ujar Vivian.
“Yang penting menang saja. Gimana caranya menang, apa pun aku lakukan. Itu yang ada di otak aku pada saat itu.”
Pada laga semifinal, Team Vitality sempat kehilangan gim pertama setelah Geltek Cyber Team tampil kuat melalui fase draft dan penguasaan permainan.
Namun, wakil Indonesia tersebut berhasil melakukan adaptasi dan membalikkan keadaan dengan memenangkan tiga gim berikutnya secara berturut-turut.
Kemenangan tersebut membawa Team Vitality kembali ke final MWI EWC 2026 sekaligus membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara. Mereka akan menghadapi wakil Filipina, NAVI PH, pada Sabtu malam di partai puncak.
Baca juga: Vivian ungkap kunci Team Vitality hadapi status juara bertahan MWI EWC
Baca juga: MWI EWC 2026 mulai bergulir, wakil Indonesia bidik pertahankan gelar
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.