Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebutkan prestasi cabang olahraga yang berangkat mandiri ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan dipertimbangkan sebagai indikator performa atau Key Performance Indicator (KPI).
“Aturannya (untuk bonus bagi cabang olahraga mandiri di Asian Games memang) tidak ada, tapi untuk yang berikutnya kita pertimbangkan untuk menjadi KPI,” kata Erick kepada awak media di Jakarta, Senin.
Terdapat tiga cabang olahraga dalam kontingen Indonesia yang menggunakan skema pendanaan mandiri pada Asian Games 2026, yakni tinju, anggar, dan tenis meja. Pendanaan ketiganya berasal dari federasi masing-masing dan dukungan mitra.
Erick mengatakan jika atlet-atlet ketiga cabang tersebut meraih prestasi di panggung multi cabang olahraga terbesar di Asia, maka tidak ada jaminan mendapatkan bonus dari pemerintah karena tidak ada dalam aturan.
Tetapi, prestasi di Asian Games bisa menjadi indikator performa yang menentukan dukungan ke depan untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang dan lainnya.
“Ini semua perjuangan, ya,” katanya.
Erick menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan dukungan pendanaan untuk pelatnas, namun ada target untuk para atlet dari setiap federasi.
Baca juga: Menpora minta dukungan warga untuk kejar prestasi di Asian Games
Pelatnas saat ini, kata dia, tidak seperti sebelum-sebelumnya bahwa yang hanya dipandang sebagai wadah yang memayungi para atlet tetap berjalan dengan tolok ukur atau target yang jelas.
“Kami terus memperhatikan detail (perkembangan atau pencapaian atlet), semua ditargetkan,” katanya.
Erick kembali menjelaskan bahwa target Indonesia pada Asian Games mendatang masih sama, yaitu empat medali emas.
Target tersebut disesuaikan dengan pencapaian Indonesia pada Asian Games 2022. Pada edisi sebelumnya, Indonesia merebut sebanyak tujuh medali emas, namun, terdapat tiga nomor unggulan yang tidak dipertandingkan pada Asian Games 2026.
“Ya, memang disayangkan (tiga nomor unggulan Indonesia tidak dipertandingkan), tapi ya kita coba maksimalkan,” katanya.
Indonesia akan mengirimkan 432 atlet dan 148 ofisial dari 35 cabang olahraga, serta 60-an petugas dari tim Chef de Mission (DdM) pada Asian Games tahun ini.
Baca juga: Menpora sebut kemerdekaan adalah berani kibarkan Merah Putih di dunia
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.